Daftar Tunggu Berangkat Haji Lebih dari 90 Tahun, Ini Penjelasan Kemenag

- Kamis, 16 Juni 2022 | 07:00 WIB
Caption foto Jemaah haji kloter pertama berangkat ke Saudi Arabia (Instagram/@kemenag_ri)
Caption foto Jemaah haji kloter pertama berangkat ke Saudi Arabia (Instagram/@kemenag_ri)

DepokToday.com - Kementerian Agama (Kemenag) menjelaskan lamanya daftar tunggu keberangkatan haji yang mencapai lebih dari 90 tahun.

Daftar tunggu ibadah haji yang tersaji dalam aplikasi Haji Pintar atau website Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menunjukkan data estimasi keberangkatan yang semakin lama.

Kasubdit Siskohat Ditjen PHU, Hasan Afandi, menjelaskan bahwa mundurnya estimasi keberangkatan disebabkan bilangan pembagi daftar tunggunya didasarkan pada kuota haji tahun berjalan.

“Estimasi keberangkatan selalu menggunakan angka kuota tahun terakhir sebagai angka pembagi. Tahun ini kebetulan kuota haji Indonesia hanya 100.051 atau sekitar 46% dari kuota normal tahun-tahun sebelumnya,” terang Hasan Afandi yang saat ini tengah bertugas sebagai Kabid Siskohat di Kantor Urusan Haji Jeddah, Rabu 15 Juni 2022.

Baca Juga: Sampai Hari Kelima, 8.702 Jemaah Haji Indonesia Sudah Berada di Madinah

Menurut Hasan, sebelum ada kepastian kuota penyelenggaraan haji 1443 Hijriah pada pertengahan Mei 2022, maka bilangan asumsi yang digunakan sebagai bilangan pembagi masih menggunakan kuota berdasarjan MoU penyelenggaraan haji 2020 (pada akhirnya ada kebijakan membatalkan keberangkatan karena pandemi Covid-19), yaitu 210ribu.

Sejak ada kepastian bahwa kuota haji 1443 Hijriah adalah sekitar 100 ribu, maka bilangan pembaginya mengalami penyesuaian.

Ka'bah di Mekah saat diguyur hujan. Foto: Gulf Business

"Hal inilah yang secara otomatis menyebabkan estimasi keberangkatan semakin lama. Sebab, ketika kuota turun, maka otomatis estimasi keberangkatan akan naik,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X