Ngamuk Dideportasi Singapura, UAS: Sekarang, Semua Kampret Sudah Jadi Cebong

- Selasa, 17 Mei 2022 | 12:38 WIB
Ustadz Abdul Somad alias UAS beri penjelasan mengenai niat puasa rajab. (Foto: Istimewa)
Ustadz Abdul Somad alias UAS beri penjelasan mengenai niat puasa rajab. (Foto: Istimewa)

DepokToday.com - Pendakwah kondang, Ustaz Abdul Somad atau UAS mengalami perlakuan tak menyenangkan di Singapura. Tak hanya dideportasi, ia juga sempat dimasukan ke dalam ruangan seperti di penjara.

Pengalaman itu dialami UAS dan keluarga saat berkunjung ke Singapura pada Senin, 16 Mei 2022.

Dilansir dari suara.com, UAS berkunjung ke Singapura bersama istri, anak dan keluarga sahabatnya. Mereka tiba di negara itu kemarin, sekira pukul 10:10 waktu setempat dari Batam, Kepulauan Riau.

Kemudian, sekira pukul 13:30, Ustaz Abdul Somad dan keluarga tiba di Pelabuhan Tanah Merah, Singapura. Namun sayangnya, UAS dan keluarga dideportasi sehingga harus meninggalkan Singapura pada pukul 18.10.

Ustaz Abdul Somad mengaku tak tahu alasan pihak imigrasi Singapura mendeportasi dirinya dan keluarga. Padahal menurutnya, mereka datang untuk berlibur.

"Yang bisa menjelaskan duta besar Singapura di Jakarta. Kau harus menjelaskan kepada kami, mengapa mendeportasi kami? Apakah karena teroris? ISIS? Apakah karena bawa narkoba? Ini mesti dijelaskan," katanya dikutip dari chanel Youtube HAI GUYS OFFICIAL disitat pada Selasa, 17 Mei 2022.

Baca Juga: Diterjang Angin Puting Beliung, DLHK Kota Depok Catat Tujuh Lokasi Terdampak Pohon Tumbang

Awalnya, jelas Ustaz Abdul Somad, begitu tiba di Singapura, istri, anak dan keluarga sahabatnya lolos dari proses keimigrasian.

Namun begitu UAS mau keluar dari ruang pemeriksaan, petugas menahan tas yang ia bawa. Padahal seingat Ustaz Abdul Somad, tas itu isinya keperluan anaknya yang masih bayi. UAS lalu ditanya dengan siapa datang ke Singapura.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X