Angka Kecelakaan Lalu Lintas Masih Tinggi, Menhub Ungkap Sejumlah Faktor Penyebabnya

- Rabu, 23 Maret 2022 | 19:55 WIB
Ilustrasi kecelakaan maut di Tol Cipali (Foto: Istimewa)
Ilustrasi kecelakaan maut di Tol Cipali (Foto: Istimewa)

DepokToday.com-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan yang disebabkan oleh beberapa faktor. 

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengatakan, kasus tersebut menjadi perhatian serius pihak kementeriannya. Ia menyebut kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam upaya meningkatkan keselamatan jalan.

“Budaya berlalu lintas, kompetensi pengemudi, pemahaman regulasi, serta kondisi sarana dan prasarana transportasi darat menjadi beberapa faktor penyebab dari terjadinya kecelakaan, selain faktor cuaca ekstrem yang juga seringkali menjdi penyebab kecelakaan,” jelas Menhub pada kegiatan diskusi kelompok terpumpun atau FGD Sidang Para Pakar Keselamatan Transportasi Darat bertena “Komitmen Bersama Dalam Rangka Meningkatkan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan” yang diselenggarakan secara daring oleh Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Rabu 23 Maret 2022.

Menhub menjelaskan, komitmen pemerintah untuk meningkatkan keselamatan jalan sudah tertuang dalam Instruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan. Program ini memiliki target mewujudkan 5 (lima) pilar aksi keselamatan jalan.

“Kemenhub bertanggung jawab terhadap pilar ke tiga yaitu kendaraan yang berkeselamatan,” ujarnya.

Terbaru, lanjut Menhub, telah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUNK LLAJ) pada 3 Januari 2022.

“Regulasi tersebut menjadi menjadi acuan bagi Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam mensinergikan perumusan dokumen perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian lalu lintas angkutan jalan,” jelas Menhub.

Berdasarkan data Kepolisian Negara Republik Indonesia, jumlah kematian akibat kecelakaan LLAJ yang terjadi pada tahun 2020 telah mencapai angka 23.529 jiwa, atau setara dengan 3 (tiga) jiwa meninggal dunia per jam. Dari total korban kecelakaan di jalan, sebanyak 73 persen diantaranya melibatkan sepeda motor (tertinggi pertama).

Selain itu, kecelakaan jalan juga banyak terjadi pada angkutan barang, yang menduduki peringkat kedua terbanyak setelah sepeda motor yaitu 12 persen.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: dephub.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program Kartu Prakerja Berlanjut di Tahun 2023

Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Segini Jumlah Penumpang Kereta Cepat Jakarta Bandung

Jumat, 30 September 2022 | 17:00 WIB
X