Situasi Pandemi COVID-19 Terus Membaik, Pemerintah Izinkan Salat Tarawih Berjemaah dan Mudik Lebaran

- Rabu, 23 Maret 2022 | 19:28 WIB
Presiden Jokowi  (Foto: Istimewa)
Presiden Jokowi (Foto: Istimewa)

DepokToday.com-Pemerintah Republik Indonesia memutuskan beberapa pelonggaran pembatasan kegiatan masyarat seiring terus membaiknya situasi pandemi COVID-19.

“Sampai dengan kemarin, tanggal 22 Maret tahun 2022, perkembangan pandemi COVID-19 di negara kita terus membaik. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk mengambil beberapa langkah-langkah pelonggaran,” ujar Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), dalam keterangan persnya di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Maret 2022.

Pertama, pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang tiba melalui bandar udara di seluruh Indonesia tidak perlu lagi harus melewati karantina. Meski demikian, pemerintah tetap mewajibkan dilakukannya tes usap PCR pada saat kedatangan. PPLN dengan hasil tes PCR positif saat kedatangan akan ditangani oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19.

“Pemerintah tetap mewajibkan pelaku perjalanan yang tiba dari luar negeri untuk melakukan tes usap PCR. Kalau tes PCR-nya negatif, silakan langsung keluar dan bisa beraktivitas. Kalau tes PCR-nya positif, akan ditangani oleh Satgas COVID-19,” ujar Jokowi.

Tak hanya itu, situasi pandemi yang membaik juga membawa optimisme menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Pemerintah mengizinkan umat muslim untuk melakukan salat tarawih berjemaah. Pemerintah juga memperolehkan mudik Lebaran.

Baca Juga: Terungkap, Jenderal Andika Ternyata Mualaf, Namanya Dulu Emmanuel, Bersyahadat Sejak...

Baca Juga: Ribut Sama Istri, Oknum Anggota Polri Ngamuk Lepas Tembakan, Diduga Gegara Ini

“Tahun ini, umat muslim dapat kembali menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan, dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Presiden.

Untuk pejabat dan pegawai pemerintah, Presiden menegaskan bahwa pemerintah melarang untuk melakukan buka puasa bersama dan juga open house di saat Lebaran nanti.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X