Guru Besar UI Minta Pemerintah Indonesia Ingatkan Hukum Humaniter ke Rusia, Ini Penjelasannya

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 12:34 WIB
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana ingatkan hukum humaniter (Foto: Istimewa)
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana ingatkan hukum humaniter (Foto: Istimewa)

DepokToday.com- Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai, Pemerintah RI perlu mengingatkan Rusia bahwa penggunaan kekerasan (use of force) di Ukraina wajib mematuhi hukum humaniter

Hikmahanto menjelaskan, hukum humaniter merupakan aturan dalam hukum internasional bila konflik bersenjata terjadi. 

"Salah satu hukum humaniter yang harus dipatuhi adalah perlindungan terhadap rakyat sipil yang tidak berstatus sebagai kombatan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima DepokToday.com pada Sabtu, 26 Februari 2022. 

Baca Juga: Giliran Wali Kota Depok ke Menag Yaqut: Kalau Bahasa Depoknya Dipelototin

Ilustrasi perang Rusia dan Ukraina. (Pixabay/Defence-Imagery)

Disamping itu, kata Hikmahanto, serangan senjata hanya ditujukan ke instalasi militer maupun institusi pemerintah. 

"Tidak seharusnya permukiman ataupun apartemen serta rumah sakit menjadi sasaran," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus yang Menyeret Mawar AFI, AKBP Yogen: Kan Laporannya...

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani itu, bila hukum humaniter tidak dipatuhi maka para pelaku, termasuk pejabat tertinggi yang menginstruksikan serangan dikatagorikan sebagai pelaku kejahatan perang. 

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bikin Geger, Ini Fakta di Balik Sel Mewah Ferdy Sambo

Rabu, 28 September 2022 | 10:25 WIB

Pria Ini Dibekuk Terkait Ledakan di Asrama Polisi

Senin, 26 September 2022 | 14:00 WIB
X