Buktikan Ancamannya, OPM Kembali Serang Prajurit TNI di Papua

- Minggu, 6 Februari 2022 | 05:00 WIB
Ilustrasi TNI diserang OPM (Foto: Istimewa)
Ilustrasi TNI diserang OPM (Foto: Istimewa)

DepokToday.com- OPM kembali membuktikan ancamannya soal tantangan perang. Dan lagi-lagi, korban yang jatuh dari pihak TNI. Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Sabtu, 5 Februari 2022. 

Kali ini, OPM menyerang seorang prajurit TNI yang sedang bejaga di Pos Titigi. Data yang dihimpun menyebutkan, korban diketahui bernama Prada Giyade Ramadhani Fattah dari Yonif PR 328/DGH.

Data yang dihimpun menyebutkan, OPM melancarkan serangannya sekira pukul 08:30 WIT. Terkait hal itu, Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Aqsha Erlangga mengatakan, belum bisa membeberkan kronologi kejadian. 

Namun yang jelas, usai kejadian itu saat ini telah dilakukan penambahan personel dari Pos Mamba sekaligus mengevakuasi korban.

Baca Juga: Jam Malam, Polisi Menutup Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta, Ini Daftarnya

Baca Juga: Wali Kota Depok Keluarkan Edaran Siap Siaga Hadapi Varian Omicron, Begini Bunyinya

Prada Giyade Ramadhan Fattah telah dibawa ke Sugapa untuk dievakuasi ke Timika dengan menggunakan Helikopter Caracal milik TNI-AU.

"Selain itu dikerahkan pula helikopter milik Penerbad Bell-412EP dan tiba di Timika pukul 14:00 WIT," kata Aqsha dikutip DepokToday.com dari Galamedia News.com pada Minggu, 6 Februari 2022. 

Menurut Aqsha, prajurit TNI yang tertembak itu kondisinya masih sadar dan diperkirakan bakal segera pulih. 

Kontak senjata TNI lawan OPM atau KKB
Kontak senjata TNI lawan OPM atau KKB (Foto: Instagram)

Pengumuman Perang OPM

Diberitakan sebelumnya, Komandan Operasi TPNPB OPM, Kodap 8 Intan Jaya, Undius Kogoya mengimbau pada seluruh warga untuk segera mengosongkan Intan Jaya. Sebab mereka mau melanjutkan perang melawan TNI-Polri.

"Saya mulai mau perang maka semua masyarakat kosongkan Intan Jaya. Kami sudah kasih waktu masyarakat ikut Natal dan Tahun Baru, maka sekarang kami akan perang," kata Undius.

Lebih lanjut Jubir OPM, Sebby mengumumkan bahwa perang masih berlanjut hingga saat ini. Bahkan ia mengklaim, kelompok TPNPB-OPM yang dipimpin Lucky Matuan masih terlibat kontak senjata dengan aparat Indonesia.

"Hal ini perlu diketahui oleh semua pihak, karena TPNPB siap perang demi tanah," katanya. ***

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Sumber: Galamedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X