Pesawat Susi Air Dikeluarkan Paksa dari Hanggar Malinau, Susi: Bisnis dan Investasi Masih Tergantung Pejabat

- Kamis, 3 Februari 2022 | 20:00 WIB
Suasana proses pemindahan pesawat Susi Air dari hanggar di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Tangkapan layar Twitter/@susipudjiastuti)
Suasana proses pemindahan pesawat Susi Air dari hanggar di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Tangkapan layar Twitter/@susipudjiastuti)

DepokToday.com – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku mendapatkan perilaku tidak mengenakkan dari Pemerintah Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Tiga unit pesawatnya dikeluarkan paksa dari hanggar bandar udara (bandara) setempat.

Hal itu dilaporkan Susi melalui cuitan akun twitter pribadinya @susipudjiastuti pada Rabu 2 Februari 2022.

“Seringkali ada kejutan dalam hari-hari kita, kejutan hari ini, saya dapat video dari anak saya tentang pesawat Susi Air dikeluarkan paksa oleh sekumpulan Satpol PP dari Hanggar Malinau setelah kita sewa selama 10 tahun ini untuk melayani penerbangan di wilayah Kaltara,” cuit Susi.

Baca Juga: Mendag Muhammad Lutfi Ungkap Sejumlah Faktor yang Bikin Minyak Goreng Langka, Bakal Segera Lakukan Ini

Susi menduga, dikeluarkannya tiga unit pesawat milik Susi Air itu ditengarai karena kontrak antara perusahaan dengan pemerintah setempat telah habis.

Namun, Susi menjelaskan bukannya dirinya tidak memperpanjang kontrak tersebut, melainkan perpanjangan kontrak selalu ditolak oleh pemerintah daerah setempat dengan alasan yang tidak jelas.

Susi Air sudah mengajukan perpanjangan beberapa kali sejak November tapi akhirnya ditolak. Karena apa ditolak? Susi Air tidak tahu, itu kekuasaan dan wewenang Pemda Malinau,” kata Susi.

Baca Juga: Viral, Pria Ini Anggap Buaya Liar Sebagai Putri Angkat, Momen Pertemuan Keduanya Bikin Deg-degan

Menurut Susi, ada yang janggal dalam proses perpanjangan kontraknya tersebut sampai akhirnya unit-unit pesawat milik Susi Air dikeluarkan paksa dari hanggar.

“Hal yang aneh karena 10 tahun ini perpanjangan tidak pernah ada masalah. Sudah 10 tahun harus terbang perintis di Kaltara,” kata Susi.

Halaman:

Editor: Ade Ridwan

Sumber: Twitter/@susipudjiastuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X