Anies Baswedan Sebut Kemacetan Jakarta Bakal Begini Kalau Ibu Kota Negara Pindah

- Jumat, 28 Januari 2022 | 14:00 WIB
Anies Baswedan di Jakarta International Stadium.(Foto: Facebook Anies Baswedan)
Anies Baswedan di Jakarta International Stadium.(Foto: Facebook Anies Baswedan)

DepokToday.com - Di tengah polemik ramainya berita perpindahan ibu kota negara atau IKN ke Kalimantan Timur, Gubernur Anies Baswedan menyampaikan padangannya jika DKI Jakarta tidak lagi sebagai ibu kota.

Anies Baswedan menyoroti soal kemacetan bila ibu kota berpindah. Menurut dia, tidak ada perubahan signifikan bila hal itu dilaksanakan.

Anies Baswedan memaparkan sejumlah alasannya tentang kondisi kemacetannya yang tidak banyak berubah. 

Baca Juga: Jadwal BRI Liga 1 Jumat 28 Januari 2022, Persik Vs Bhayangkara FC, Arema FC Vs Persipura

Melansir dari Suara.com, Anies mengatakan, selama ini kontribusi sektor pemerintahan bagi kemacetan ibu kota hanyalah sekitar 7 persen. Kegiatan masyarakat paling banyak di sektor usaha dan rumah tangga.

DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) menjadi Undang-Undang (UU) dalam Sidang Paripurna yang digelar pada Selasa, 18 Januari 2022. (Twitter/Sekretariat Negara)

"Jadi tidak akan ada efeknya pada kemacetan di Jakarta. Karena Jakarta itu kegiatan rumah tangga dan kegiatan tempat usaha," ujar Anies dalam kanal YouTube Pemprov DKI, dikutip Jumat 28 Januari 2022.

Tak hanya itu, Anies menilai Jakarta sudah menjadi simpul sosial, budaya, san peradaban. Ia pun berharap agar hal ini terus dijaga dan bahkan diperkuat lagi.

"Kota ini menjadi kota kumpulnya seluruh unsur bangsa karena itu kenapa kesetaraan jadi penting, kenapa keadilan jadi penting, karena semua yang datang ke kota ini harus mendapatkan itu," jelasnya.

Halaman:

Editor: Nur Komalasari

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

80.313 Jemaah Haji Indonesia Sudah Lunasi Bipih

Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:53 WIB
X