Detik-detik Serikat Buruh Banten Kuasai Ruang Gubernur, Makan Camilan Hingga Duduk di Kursi

- Kamis, 23 Desember 2021 | 11:39 WIB
Gambar buruh di banten yang duduki kantor gubernur. (Foto Istimewa)
Gambar buruh di banten yang duduki kantor gubernur. (Foto Istimewa)

DepokToday - Aksi demo serikat buruh yang berlangsung di kantor Gubernur Banten, Wahidin Salim pada Rabu kemarin, 22 Desember 2021 hingga kini masih viral di media sosial.

Aksi itu menjadi sorotan, sebab puluhan anggota serikat buruh sempat menduduki rumah kerja gubernur. Bahkan mereka sempat memakan camilan dan minum air di ruang kerja gubernur Banten.

Melansir dari Viva.co.id, pintu masuk kantor WH pun rusak, buruh berdesakkan masuk ke ruangan. Kursi yang biasa diduduki WH pun diduduki buruh. Sebagian lagi, ada yang duduk di sofa ruangan Gubernur Banten itu.

"Setelah berjam-jam tidak ditemui juga akhirnya buruh kecewa, ingin mengecek keberadaan gubernur, sehingga masuklah ke dalam ruangan gubernur. Masuklah kita ke dalam, ternyata di ruangnya sudah kosong, gubernur sudah tidak ada di tempat," kata Hardiansyah, pengurus SPSI Kota Tangerang, di kantor Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu, 22 Desember 2021.

Buruh kesal dengan pernyataan Wahidin Halim yang mengatakan kalau pengusaha lebih baik mencari pekerja baru jika karyawannya menolak dengan UMK yang sudah ditetapkan olehnya.

Baca Juga: Update Proyek UIII Depok, Warga Pasrah Tinggalkan Tanah Garapan

Buruh mendesak Wahidin Halim menarik pernyataannya dan meminta maaf secara terbuka karena dianggap melukai hati buruh.

"Justru kalimat ini menyulut kemarahan buruh, maka dipastikan jika dia tidak minta maaf dan mencabut statement itu, maka kondusivitas yang ada di Banten ini akan selalu terganggu," katanya.

Ribuan buruh serikat Banten yang masih bertahan hingga pukul 19.30 WIB mengaku akan bertahan di depan kantor Gubernur Banten, hingga Wahidin Halim merevisi besaran UMK 2022.

Berdasarkan pantauan di lokasi, buruh masih bertahan di KP3B. Ada yang duduk, tiduran di jalan, hingga menonton pertandingan semifinal AFF 2020 melalui layar lebar yang sudah mereka siapkan.

"Hari ini rencana kita akan melakukan aksi kita pendudukan, kami tidak akan pulang sebelum gubernur melakukan revisi, kami berharap gubernur mau merevisi upah minimum," jelas dia. (lala/*)

Editor: Nur Komalasari - Depoktoday

Tags

Terkini

80.313 Jemaah Haji Indonesia Sudah Lunasi Bipih

Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:53 WIB
X