Pastikan Presidensi G20 Indonesia Terapkan Prokes Ketat

- Selasa, 14 Desember 2021 | 15:39 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

Depoktoday - Telah dimulai sejak 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022, Presidensi G20 Indonesia akan melakukan lebih dari 150 pertemuan-pertemuan pada level working group, deputi, menteri dan gubernur bank sentral, hingga Konferensi Tingkat Tinggi +KTT) pemimpin negara hingga Oktober 2022.

Seiring itu protokol kesehatan (Prokes) ketat pun telah diterapkan sejak kedatangan pertama delegasi negara-negara anggota Presidensi G20 Indonesia dan undangan, serta lembaga internasional.

Untuk mencegah masuknya varian baru SARS-CoV-2 jenis B.1.1.529 atau Omicron, Koordinator Kekarantinaan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Imran Pambudi, menyatakan jika pihaknya bersama aparat keamanan dan imigrasi telah memperketat jalur masuk di berbagai pintu masuk ke wilayah Indonesia, baik udara, darat, maupun laut.

Untuk jalur udara, petugas dikatakannya bersiaga di pintu masuk Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta, Bandara Ngurah Rai Bali dan Bandara Samratulangi di Manado.

Selain pintu masuk jalur udara, petugas juga bersiaga di pintu masuk pelabuhan.

"Untuk pelabuhan kita hanya buka di Batam. Nah di pintu- pintu masuk ini, betul- betul akan dijaga," kata Imran Pambudi.

Ditambahkan Imran bahwa untuk di pelabuhan-pelabuhan terdapat kantor kesehatan pelabuhan (KKP) dengan sumber daya manusia (SDM), peralatan sistem informasi yang mendukung serta laboratorium yang mumpuni.

Sehingga mampu secara cepat dapat menditeksi jika ada varian-varian baru COVID-19 yang melewati pintu masuk dari para pelaku perjalanan internasional.

Baca Juga: Terungkap! Begini Modus Guru Ngaji Tersangka Cabul di Depok

"Enggak main- main ini. Lab-nya juga harus standar, dan kalau positif, sample itu akan kita kirim ke Balitbang di Jakarta untuk menditeksi apakah varian- varian baru itu sudah masuk atau belum," ujar dia.

Namun demikian, ia memastikan bahwa dari hasil sample yang sudah diperiksa hingga saat ini belum ditemukan kasus dengan varian Omicron di Indonesia.

"Alhamdulillah, sampai saat ini dari sampel-sampel yang masuk belum ada ditemukan varian Omicron ini," tegas dia. (lala/*)

Editor: Nur Komalasari - Depoktoday

Tags

Terkini

Bikin Geger, Ini Fakta di Balik Sel Mewah Ferdy Sambo

Rabu, 28 September 2022 | 10:25 WIB

Pria Ini Dibekuk Terkait Ledakan di Asrama Polisi

Senin, 26 September 2022 | 14:00 WIB

Hakim Mahkamah Agung Terciduk OTT Tim KPK, Ini Kasusnya

Kamis, 22 September 2022 | 17:10 WIB
X