Pantau Perjalanan Luar Negeri, Pemerintah Catat 98 Orang Positif COVID Dua Pekan Terakhir

- Senin, 13 Desember 2021 | 18:11 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat berbicara usai Rapat Terbatas. (Istimewa)
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat berbicara usai Rapat Terbatas. (Istimewa)

DepokToday - Meski kasus COVID-19 di Indonesia cenderung menurun, tapi saat ini pemerintah terus melakukan antisipasi terhadap kenaikan kasus yang ada. Sejumlah perlintasan orang dari luar negeri terus diawasi oleh pemerintah, termasuk mereka pelaku perjalanan dari luar negeri di bandara.

Berdasarkan data yang ada, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa sedikitnya ada 98 orang pelaku perjalanan internasional yang terdeteksi positif Covid-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten dalam dua pekan terakhir.

Budi memastikan semuanya tidak membawa varian B.1.1.529 atau varian omicron, melainkan varian delta dan semuanya sudah dikarantina.

"Dalam dua minggu terakhir Soekarno-Hatta itu 33.000 masuk penumpang internasional, kami sudah PCR. 98 positif dan sudah kami genome sequencing, sampai sekarang semuanya masih Delta," kata Budi dalam jumpa pers, yang dikutip dari Suara.com.

Sementara di pintu masuk laut di Pelabuhan Batam Center, dalam dua pekan terakhir ada 53 orang pelaku perjalanan internasional yang positif COVID-19, jua varian delta.

"Untuk yang laut paling banyak masuk dari pelabuhan Batam, dalam dua minggu terakhir ada 3.500 penumpang yang masuk ke Indonesia dari luar negeri, kita tes 53 positif dan 100 persen kita WGS sampai sekarang juga masih Delta," jelasnya.

Kemudian, terdeteksi 73 orang pelaku perjalanan internasional yang positif COVID-19 saat dites di pintu masuk darat di Pos Lintas Batas Negara atau PLBN Entikong, Kalimantan Barat.

"Darat paling banyak masuk di Entikong, dalam dua minggu terakhir ada 2000 penumpang dari luar negeri, kita tes semua PCR ada 73 positif, dan sampai sekarang juga semuanya masih varian Delta," tuturnya.

Hanya Buka 6 Pintu Masuk Perjalanan Luar Negeri


Diketahui, Indonesia hanya membuka enam pintu masuk negara bagi pelaku perjalanan internasional.

Keenam pintu masuk negara itu antara lain; Bandara Soekarno Hatta Banten dan Bandara Sam Ratulangi Sulawesi Utara; Pelabuhan Batam Kepulauan Riau dan Nunukan, Sulawesi Utara; serta pos lintas batas Aruk dan Entikong di Kalimantan Barat.

Baca Juga: Waduh.. Ditangkap Polisi karena Narkoba, Ternyata Aktor Bobby Joseph Juga Pengedar

Pemerintah juga telah melarang orang asing ke Wilayah Indonesia bagi yang mempunyai riwayat perjalanan mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Lesotho, Eswatini, Mozambique, Malawi, Zambia, Zimbabwe, Angola, Namibia, dan Hong Kong dalam 14 hari terakhir masuk ke tanah air, demi mencegah varian Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron.

Peraturan ini dikecualikan kepada pemegang visa diplomatik dan dinas, pejabat asing setingkat menteri ke atas beserta rombongan yang melakukan kunjungan resmi/kenegaraan, masuk dengan skema Travel Corridor Arrangement, dan delegasi negara anggota G20.

Sementara, Warga Negara Indonesia (WNI) dengan riwayat perjalanan dari negara-negara itu tetap diperbolehkan pulang, tapi akan dikarantina selama 14 hari setibanya di tanah air. (lala/*)

Yuk, ajak keluarga ke MuslimaFest 2021 by Amitra pada 17-19 Desember 2021 di Smesco Exhibition Hall, Jakarta. Akan ada talkshow bareng artis, kajian bersama Ustaz Syam dan Ustazah Syifa, bazar dan entertainment.

Ikuti lomba masak, fashion anak, dan mewarnai. Berhadiah total puluhan juta. Segera daftar di s.id/muslimafest/

Editor: Nur Komalasari - Depoktoday

Tags

Terkini

80.313 Jemaah Haji Indonesia Sudah Lunasi Bipih

Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:53 WIB

Bupati Bogor Ditangkap KPK, Ridwan Kamil Terkejut

Kamis, 28 April 2022 | 07:00 WIB
X