Ini Video Pernyataan Komandan OPM Usai Bakar Sejumlah Bangunan

- Jumat, 3 Desember 2021 | 13:03 WIB
TPNPB-OPM (Foto: Instagram)
TPNPB-OPM (Foto: Instagram)

DepokToday- TPNPB-OPM atau yang dicap pemerintah sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), kembali bikin onar. Kali ini mereka membakar sejumlah bangunan di kawasan Maybrat, Papua.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah bangunan ludes terbakar oleh para pelaku. Mereka membawa senjata laras panjang lengkap dengan bendera OPM.

Aksi tersebut diunggah dalam postingan akun Instagram @infokomando. Dalam laporannya disebutkan, kelompok KST OPM di bawah pimpinan Arnoldus Kocu wilayah Sorong mengklaim telah membakar sebuah kantor perusahaan kayu di Maybrat yaitu PT. Bangun Kayu Irian beserta fasilitas yang ada didalamnya.

“Kami lakukan ini demi perjuangan suci untuk rakyat Papua merdeka. Ini murni tindakan TPNPB,” kata pria yang mengaku sebagai Komandan Operasi, Mayor Arnoldus Kocu dikutip DepokToday.com pada Jumat, 3 Desember 2021.

Baca Juga: Pantes Minta Dikawal TNI, Ternyata Hillary Brigitta Hadapi Kasus Gede

Lebih lanjut ia pun mengklaim bertangungjawab penuh atas kejadian ini.

“Secara komando yang bertanggungjawab Panglima Tinggi, tuan Jenderal Goliath Tabuni. Terus secara Komando Daerah Pertahanan Dalam Brigjen Darimus, dan saya sendiri Komandan Operasi Mayor, Arnoldus Kocu bertanggungjawab penuh atas tindakan ini,” katanya.

Sepak Terjang OPM


Sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Kali ini, mereka yang dicap pemerintah sebagai KKB itu mengklaim telah berhasil menewaskan sembilan aparat TNI dan Polri.

Melansir Hops.id jaringan DepokToday.com, pernyataa itu diungkapkan KKB dalam siaran persnya yang dikutip pada Selasa, 30 November 2021.

Baca Juga: Gatot Nurmantyo-Habib Rizieq Diklaim Calon Kuat Pilpres, Ini Sebabnya

Adapun rinciannya, pihak KKB telah menembak empat prajurit TNI. Laporan itu diterima Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM dari Panglima Kodap III Ndugama, Bridgen Egianus Kogeya.

Terkait hal itu, Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, kontak senjata antara tentara pembebasan nasional dengan TNI terjadi di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo pada Sabtu 20 November 2021.

Konflik Papua


Dalam pertempuran itu, pasukan TPNPB-OPM mengklaim telah menembak empat prajurit TNI hingga tewas.

Selanjutnya pada Kamis 25 November 2021, pasukan TPNPB-OPM kembali terlibat kontak senjata di distrik yang sama. Sebby mengatakan, satu prajurit TNI kembali ditembak dalam kontak senjata tersebut. (rul/*)

https://www.instagram.com/p/CXAXAA7vvoi/

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

80.313 Jemaah Haji Indonesia Sudah Lunasi Bipih

Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:53 WIB

Bupati Bogor Ditangkap KPK, Ridwan Kamil Terkejut

Kamis, 28 April 2022 | 07:00 WIB
X