Pantes Minta Dikawal TNI, Ternyata Hillary Brigitta Hadapi Kasus Gede

- Jumat, 3 Desember 2021 | 10:25 WIB
Anggota DPR,Hillary Brigitta Lasut soroti kasus oknum TNI AU (Foto: Tribunnews)
Anggota DPR,Hillary Brigitta Lasut soroti kasus oknum TNI AU (Foto: Tribunnews)

DepokToday- Anggota DPR atas nama Hillary Brigitta Lasut akhir-akhir ini menyita banyak perhatian publik lantaran mengajukan permohonan agar mendapat pengawalan dari TNI. Terkait hal itu, ia bahkan sudah menghadap langsung Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa.

Lantas apa yang membuat Hillary begitu ingin dikawal prajurit TNI. Belakangan diketahui, anggota DPR termuda itu mengaku dirinya ingin menangani sebuah kasus besar yang sudah cukup lama terpendam.

“Ada satu kasus, satu-satunya yang dari dulu banyak sekali dilaporkan, tapi belum berani saya angkat dan saya bantu, karena ayah saya tidak mengijinkan untuk ikut terlibat, karena saya belum cukup kuat,” katanya dikutip DepokToday.com dari akun Instagram @hillarybrigita pada Jumat, 3 Desember 2021.

Baca Juga: Dua Warga Depok Korban Kebakaran Gedung Cyber Merupakan Siswa PKL

Menurut Hillary, ia merasa sangat perlu pendampingan khusus dari orang profesional karena kasus yang ditanganinya berisiko tinggi.

“Belum pernah saya tanggapi karena saya sadar ayah saya benar. Kerabat dekat kami, pejabat terakhir yang mengadvokasi kasus tersebut meninggal misterius di pesawat, dan entah ada kaitannya atau tidak, saya tidak dapat restu keluarga,” sambungnya.

Namun, lanjut Hillary, rupanya makin banyak yang melaporkan hal itu dan memohon bantuannya. Hal inilah yang tak sanggup ia tolak.

“Karena masyarakat terus berdatangan, meminta tolong, saya berjanji pada ayah saya mau minta satu orang untuk pengamanan saya, agar ayah saya lebih tenang.”

Kasus Berat yang Ditangani Hillary Brigitta


Dari berbagai pertimbangan soal keselamatan dirinya dan keluarga, maka Hillary Brigita akhirnya memutuskan untuk dikawal TNI.

“Saya dan tim sudah persiapan untuk mulai mengadvokasi dan membantu masyarakat terkait hal ini, dan rencananya itu akan jadi fokus kami di 2022 sehingga tim mengusulkan meminta pengamanan TNI karena lebih tidak terkait dengan kasus ini,” jelasnya.

-
Postingan Hillarry (Foto: Instagram)

Dalam unggahannya itu, politikus Nasdem ini juga membocorkan soal kasus yang akan ditanganinya. Namun belakangan, ternyata usulan Hillary untuk mendapat pengawalan TNI ditentang oleh pengurus partai.

“Masyarakat Sulut (Sulawesi Utara) yang melapor pada saya pasti tau, kasus apa yang saya bicarakan. Tetapi karena sepertinya tidak etis meminta pengamanan, saya harus mencari jalan lain,” ujarnya.

“Kalau awal tahun depan kasus ini tidak dibantu bisa saja sudah terlambat. Mohon maaf kalau niatan saya ini dianggap tidak etis. Proses belajar,” timpalnya lagi. (rul/*)

https://www.youtube.com/watch?v=8l20R8wAcv0

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

X