Habib Rizieq Beri Amanat ke Peserta Aksi Reuni 212. Ini Isi Lengkapnya

- Kamis, 2 Desember 2021 | 17:20 WIB
Habib Rizieq Shihab. Foto: Ist.
Habib Rizieq Shihab. Foto: Ist.

DepokToday – Gelaran aksi reuni 212 telah rampung dilaksanakan pada hari ini, dalam kegiatan yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian tersebut, Habib Rizieq yang sedang mendekam di Rutan Mabes Polri menyampaikan amanat ke peserta Reuni.

Melansir dari Hops.id jaringan DepokToday, amanat itu disampaikan Habib Rizieq melalui surat yang dibacakan oleh menantunya, Habib Muhammad bin Husein Alattas di atas mobil komando kepada peserta aksi Reuni 212 hari ini, Kamis 2 Desember 2021.

Dengan menggunakan pengeras suara, Husein Alattas membacakan amanat dari Habib Rizieq. Dijelaskan, Husein bertemu Habib Rizieq pada hari Jumat lalu.

“Kemarin Jumat, tanggal 26 November 2021, saya bertemu dengan Ayahanda Habib Rizieq Shihab di Rutan Mabes Polri, saya menanyakan apakah Aba punya pesan khusus untuk para pejuang 212 di Reuni 212 tahun ini?” ucapnya.

“Maka beliau menyampaikan pesan tersebut dan dari pesan tersebut yang berhasil saya catat sebagai berikut,” imbuhnya.

Amanat Habib Rizieq, Aksi Reuni Jadi Perlawanan


Habib Rizieq, kata Husein Alattas, mengatakan bahwa aksi 212 adalah monumen perlawanan rakyat terhadap arogansi kekuasaan yang menindas kaum lemah.

Husein juga mengatakan bahwa Habib Rizieq dalam keadaan sehat di dalam Rutan Mabes Polri. Mantan pentolan FPI itu juga titip salam kepada peserta Reuni 212.

Amanat Habib Rizieq

Berikut ini adalah amanat lengkap Habib Rizieq Shihab kepada peserta Reuni 212:

AMANAT IB-HRS


Bahwa hari Jum’at yg lalu 21 Rabiul Akhir 1443 H/26 November 2021 M, saat saya bertemu dengan Ayahanda IB-HRS di Rutan Mabes Polri, saya tanyakan apakah Aba punya Pesan Khusus untuk Para Pejuang 212 dalam Reuni 212 Th 2021, maka inilah pesan yg beliau sampaikan & dapat SAYA CATAT sebagai berikut:

1.Bahwa Ayahanda IB-HRS kirim salam buat semua Pejuang 212.

2.Bahwa kondisi Ayahanda IB-HRS di Rutan Mabes Polri Sehat wal ‘Afiyat, serta Aman & Nyaman, sehingga kami dari Keluarga IB-HRS menyampaikan apresiasi & terima kasih kepada Kapolri & Jajarannya di Mabes Polri yg selama ini telah memperlakukan Ayahanda IB-HRS secara baik.

Baca Juga: Ada Gerakan Intelijen Hingga Donatur Dibalik Upaya Gagalkan Reuni 212

AMANAT IB-HRS UNTUK PARA PEJUANG 212 DALAM REUNI 212 TH 2021:


1.Bahwa Aksi 212 adalah Anugerah Allah SWT untuk umat manusia sebagai berkah dari Persaudaraan & Persatuan serta Kebersamaan & Pengorbanan untuk perjuangan Penegakan yang Haq dalam melawan yang Bathil.

2.Bahwa Aksi 212 adalah Tonggak Sejarah Kebangkitan & Kesadaran Kemanusiaan yg menjadi milik seluruh Bangsa di Dunia yang Cinta Keadilan & Anti Kezaliman, sehingga Reuni 212 setiap tahunnya layak digelar & patut dihadiri oleh Para Pecinta Keadilan & Musuh Kezaliman untuk menjaga Ruh & Spirit juangnya.

3.Bahwa Aksi 212 adalah University of Life yaitu Universitas Kehidupan yang mengajarkan Umat Manusia tentang Arti Persaudaraan & Persatuan serta Kebersamaan.

Bahkan juga Arti Ketertiban & Kedisiplinan serta Kebersihan, sekaligus Arti Kemanusiaan & Penegakan Hukum serta Perlawanan terhadap Diskriminasi, untuk menciptakan Kedamaian Dunia.

4.Bahwa Aksi 212 adalah Monumen Perlawanan Rakyat terhadap Arogansi Oligarky Kekuasaan yang menindas Kaum Lemah & menggerogoti Demokrasi Pancasila serta menghancurkan sendi-sendi Moral Berbangsa & Bernegara.

Sehingga Reuni 212 Th 2021 harus dijadikan sebagai Monumen Revolusi Akhlaq untuk selamatkan Agama, Bangsa & Negara dari serangan Kaum Liberal Kapitalis & Atheis Komunis serta Aliran Sesat lainnya.

5.Bahwa Para Pejuang 212 harus tetap Fokus Serius untuk Penegakan Hukum & HAM, sehingga tidak akan berhenti untuk terus menuntut :

Tuntutan Lain Peserta Aksi Reuni 212


A.STOP Penangkapan sewenang-wenang & Penyiksaan serta Pembantaian terhadap Rakyat Sipil, serta Tuntaskan Pembantaian Bawaslu 21 – 22 Mei 2019 serta Pembantaian Km 50 Th 2020 ke Pengadilan HAM sesuai UU HAM.

B.STOP Penodaan Agama apa pun oleh siapa pun sesuai Amanat UU Penodaan Agama yang tertuang dalam Perpres No 1 Th 1965 & KUHP Pasal 156a.

C.STOP Kebangkitan Ideologi Komunisme, Marxisme & Leninisme sesuai Amanat Tap MPRS No XXV Th 1966 & KUHP Pasal 107 huruf a, c, d dan e.

D.STOP Kriminalisasi Ulama & Terorisasi Aktivis serta Pembubaran Ormas Islam dengan alasan Radikal-Radikul & Rekayasa Kasus serta Tekanan Politik.

E.STOP Utang ugal-ugalan & penjualan Aset Negara kepada Asing mau pun Aseng, serta beri kesempatan kepada Pribumi untuk bangkit & bersaing secara sehat dalam Perekonomian Nasional mau pun Internasional.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ

Alfaqier Muhammad Bin Husein Alattas, Lc., MA.

(lala/*)

Editor: Nur Komalasari - Depoktoday

Tags

Terkini

X