Tolak Dibubarkan, Aksi Emak-emak Bentak Polisi Saat Reuni 212 Viral di Media Sosial

- Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB
Emak-emak di reuni 212 (Foto Istimewa)
Emak-emak di reuni 212 (Foto Istimewa)

DepokToday  -  Kejadian emak-emak dalam aksi  Reuni 212 di perempatan Sarinah viral di media sosial. Dalam video yang banyak beredar emak-emak itu nampak marah kepada petugas ketika menertibkan massa perserta aksi.

Melansir dari Hops.id jaringan DepokToday, dalam video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah petugas kepolisian berseragam lengkap mendatangi kerumunan massa aksi Reuni 212 di perempatan Sarinah.

Ketika kerumunan itu diminta bubar oleh polisi, salah seorang emak-emak menolaknya dengan suara yang lantang. Ia membentak petugas dan menyebut tak mau diusir.

"Ini negara gue! Ini bangsa gue!" kata emak-emak itu.

"Jangan ngusir-ngusir!" lanjut emak-emak tersebut masih dengan nada tinggi.

Menanggapi aksi emak-emak di reuni 212 itu, salah seorang anggota polisi pun mengatakan bahwa bukan maksudnya untuk mengusir.

"Bukan diusir, Bu," kata salah satu polisi.

Baca Juga:Terpopuler DepokToday, 2 Desember 2021: Pasukan Serba Putih Penuhi Aksi 212, Kata Siti Fadilah Soal Virus Omicron

Dikutip dari Suara.com, aparat Polda Metro Jaya membubarkan puluhan massa aksi Reuni 212 yang berkerumun di Jalan H Agus Salim dan Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Kamis 2 Desember 2021.

Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Badya Wijaya didampingi Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Guntur Muhammad Thariq membubarkan massa tersebut karena dinilai memicu kerumunan.

"Bapak ibu semua yang kami hormati, kami mohon bapak ibu sekalian tidak berkumpul di sini. Kembali ke rumah masing-masing, monggo. Sekali lagi bapak-bapak, ibu-ibu, untuk tidak berkumpul. Oke foto-foto dulu," kata Kombes Pol. Badya di Jalan Kebon Sirih, Jakarta.

Massa memilih berkumpul di kawasan barikade tersebut karena petugas gabungan menutup dan mensterilkan kendaraan, serta massa di Bundaran Patung Kuda dan Monas.

Massa pun sempat berdebat dengan anggota kepolisian yang membantu memecah kerumunan itu.

"Kemarin demo buruh boleh, Pak. Itu kan juga kerumunan. Kita cuma reuni aja, silaturahmi," kata Halimah, salah satu massa Reuni 212.

Peserta lain bernama Yani mengaku kecewa lantaran acara Reuni 212 tidak bisa berlangsung seperti gelaran-gelaran sebelumnya. (lala/*)

Editor: Nur Komalasari - Depoktoday

Tags

Terkini

X