Mantan Orang Kepercayaan OPM Dapat Hadiah Rumah, Ini Sebabnya

- Rabu, 1 Desember 2021 | 11:00 WIB
Pasukan TNI terlibat kontak senjata saat OPM bakar sejumlah fasilitas (Foto: Istimewa)
Pasukan TNI terlibat kontak senjata saat OPM bakar sejumlah fasilitas (Foto: Istimewa)

DepokToday- Mantan anggota TPNPB-OPM, Telangga Gire mendapatkan hibah berupa satu unit rumah lantaran menyatakan dirinya untuk bergabung pada NKRI. Keputusan ini menyedot perhatian karena Talangga adalah orang kepercayaan Goliath Tabuni, pimpinan tertinggi kelompok yang dicap sparatis tersebut.

Melansir tvonenews.com, hadiah rumah ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya kepada kepada mantan anggota TPN-OPM di Tingginambut Kabupaten, Puncak Jaya tersebut.

Baca Juga: Ini Pesan Penting Habib Rizieq Soal Reuni Akbar 212

Bupati Puncak Jaya secara simbolis menyerahkan satu unit rumah kepada Telangga Gire, mantan anggota Organisasi Papua Merdeka atau OPM yang sejak 2019 lalu telah kembali bergabung dengan negara Republik Indonesia.

Menurut catatan, Telangga Gire adalah orang kepercayaan Goliath Tabuni pimpinan tertinggi kelompok separatis bersenjata OPM yang bermarkas di distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya.

Baca Juga: Jangan Anggap Enteng Patah Hati, Efeknya Begini, Bisa Picu Serangan Jantung

Usut punya usut, ia juga pernah terlibat dalam serangkaian aksi teror bersenjata salah satunya penyerangan Polsek Karubaga di Kabupaten Tolikara pada 2013 silam.

Selain memberikan rumah, Bupati juga menyerahkan surat keputusan padanya sebagai pengawas yang bertanggungjawab untuk mengawasi pembangunan jalan tetap aman dari gangguan kelompok bersenjata atau KKB.

Sepak Terjang OPM


Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Kali ini, mereka yang dicap pemerintah sebagai KKB itu mengklaim telah berhasil menewaskan sembilan aparat TNI dan Polri.

Melansir Hops.id jaringan DepokToday.com, pernyataa itu diungkapkan KKB dalam siaran persnya yang dikutip pada Selasa, 30 November 2021.

Adapun rinciannya, pihak KKB telah menembak empat prajurit TNI. Laporan itu diterima Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM dari Panglima Kodap III Ndugama, Bridgen Egianus Kogeya.

Terkait hal itu, Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, kontak senjata antara tentara pembebasan nasional dengan TNI terjadi di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo pada Sabtu 20 November 2021.

Konflik Papua


Dalam pertempuran itu, pasukan TPNPB-OPM mengklaim telah menembak empat prajurit TNI hingga tewas.

Selanjutnya pada Kamis 25 November 2021, pasukan TPNPB-OPM kembali terlibat kontak senjata di distrik yang sama. Sebby mengatakan, satu prajurit TNI kembali ditembak dalam kontak senjata tersebut.

Baca Juga: Gampang Banget, Ini Cara Alami Atasi Mual Tanpa Obat Dokter

Pada hari yang sama, lanjut Sebby, pihaknya kembali menembak mati empat prajurit TNI dalam kontak senjata yang berlangsung di Suru-Suru. Sehingga, TPNPB-OPM mengklaim telah menembak mati sembilan prajurit TNI.

“Hari Sabtu tembak mati empat orang Teroris TNI/Polri Indonesia di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahokimo saat tumpangi dari helikopter, semua tembak mati TNI teroris dari negara Indonesia itu sembilan orang mati,” kata Sebby. (rul/*)

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

80.313 Jemaah Haji Indonesia Sudah Lunasi Bipih

Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:53 WIB
X