60 Ribu Jiwa Mengungsi Akibat Perang OPM dan TNI-Polri

- Sabtu, 27 November 2021 | 17:07 WIB
Pasukan TNI terlibat kontak senjata saat OPM bakar sejumlah fasilitas (Foto: Istimewa)
Pasukan TNI terlibat kontak senjata saat OPM bakar sejumlah fasilitas (Foto: Istimewa)

DepokToday- Konflik bersenjata yang terjadi antara TPNPB-OPM dan TNI-Polri di Papua telah menyebabkan ribuan warga sipil mengungsi. Ironisnya lagi, kondisi itu menyebabkan banyak ibu dan anak meninggal dunia.

Melansir suara.com, Dewan Gereja Papua mencatat ada sebanyak 60 ribu warga Papua yang terpaksa mengungsi akibat konflik berdarah tersebut.

Mereka tersebar di enam wilayah, yakni Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Nduga, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Puncak Papua.

Baca Juga: Banyak Anak Jadi Korban Kejahatan, PKHA-PA Sentil Pemkot Depok

Anggota Dewan Gereja Papua, Pendeta Benny Giay menuturkan konflik di wilayah Intan Jaya terjadi sejak 25 Oktober 2019. Selama 2 tahun itu, telah terjadi 28 konflik dan menelan 47 orang.

Pihaknya mencatat, korban warga sipil Papua dan non Papua berjumlah 31 orang dengan rincian 16 meninggal dunia, 12 orang luka-luka serta 3 orang warga Intan Jaya menjadi korban penculikan dan penghilangan paksa.

Baca Juga: Iseng Ngetes Kekuatan Doa Depan Ka’bah, Pemuda Ini Langsung…

Sedangkan korban dari kubu TNI-Polri sebanyak 14 orang yang terdiri dari 7 orang meninggal dunia dan 7 orang luka-luka tembak.

Lebih dari 3 ribu orang mengungsi di gereja di wilayah terdekat. Jumlah aparat gabungan TNI dan Polri terus diperbanyak di Kabupaten Intan Jaya,” ucap Pendeta Benny dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Sabtu, 27 November 2021.

Kontak Senjata TPNPB-OPM dan TNI-Polri


Kemudian, ia juga menyebut, situasi di Distrik Kiwirok sampai sekarang masih terjadi kontak tembak antara pasukan gabungan TNI-Polri dengan TPNPB-OPM. Dalam konflik kontak senjata 1 anggota TPNPB atas nama Elly M Bidana tertembak oleh pasukan TNI dan korban meninggal dunia.

Lalu dalam waktu berbeda TPNPB-OPM menembak dua anggota TNI atas nama pratu Ida Bagus Putu meninggal dunia dan Sutarmidji luka tembak serta 1 anggota Polri, Muhammad Kurdiadi.

Baca Juga: Tolak Berunding dengan TNI-Polri, OPM: Level Kami Menteri

Diduga sebagai aksi balasa, aparat keamanan disbeut-sebut telah menjatuhkan bom mortar di 4 pemukiman masyarakat pada pekan kedua Oktober 2021.

Akibat peristiwa ini, sebanyak 5 ribu orang penduduk setempat telah mengungsi di hutan dan kampung terdekat serta menyebrang ke Papua Nugini. (rul/*)

https://www.youtube.com/watch?v=8l20R8wAcv0

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

Mie Gacoan Akhirnya Halal, Ini Bahan-bahan Makanannya

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:25 WIB
X