Terpopuler DepokToday, 25 Agustus 2021: Jalan GDC Ditutup, Jusuf Kalla Dukung Anies Pilpres

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:03 WIB
Kondisi terkini jalan amblas Boulevard GDC, tidak terlihat adanya pengerjaan konstruksi, Rabu 23 Juni 2021. (DepokToday.com)
Kondisi terkini jalan amblas Boulevard GDC, tidak terlihat adanya pengerjaan konstruksi, Rabu 23 Juni 2021. (DepokToday.com)

DepokToday – DepokToday merangkum berita terpopuler pada Rabu pagi, 25 Agustus 2021. Jalan di Grand Depok City atau GDC akan dilakukan penutupan selama empat bulan, menjadi berita terpopuler pertama.

Penutupan itu dilakukan menyusul rencana Pemkot Depok yang akan memperbaiki amblesnya jalan GDC yang terjadi pada April 2021 lalu.

Terpopuler kedua, Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla diyakini akan mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melenggang dalam bursa pencalonan presiden pada Pilpres 2024.

Beredarnya pesan singkat di WhatsApp yang menyebut muslim Indonesia akan bangkit setelah Taliban menguasai Afganistan, menjadi berita terpopuler selanjutnya.

Baca Juga: Ortu Tertangkap Narkoba, Kondisi 3 Anak Nia dan Ardi Jadi Sorotan  

Berikut ringkasan berita terpopuler di DepokToday pada Rabu pagi:

1. Jalan di GDC Ditutup 31 Agustus Hingga 24 Desember 2021, Ini Pengalihan Arusnya

Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok akan menutup sementara jalan boulevard Grand Depok City atau GDC tepatnya didepan kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan hingga beberapa meter setelahnya.

Penutupan jalan itu bertujuan untuk melakukan proses perbaikan longsoran jalan GDC yang terjadi pada bulan April 2021 lalu.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Andi Indra Waspada mengatakan, penutupan jalan itu akan dilakukan mulai tanggal 31 Agustus hingga 24 Desember 2021 atau selama kurang lebih 3 bulan.

“Akan dilakukan penutupan total dengan adanya pembangunan jembatan GDC yang longsor yang akan dimulai pada tanggal 31 Agustus s/d 24 Desember 2021,” kata Andi dalam keterangan resminya, Selasa 24 Agustus 2021.

Terpisah, Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polrestro Depok, Ajun Komisaris Polisi Elly Padiansari mengatakan, nantinya akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas di sekitar penutupan jalan tersebut.

“Penutupan mulai dari puteran, sehingga ada pengalihan arus lalu lintas yang hendak menuju pasar pucung bisa melalui jalan Kalimulya,” kata Elly.

Sebagai informasi, amblesnya jalan GDC terjadi pada jalur Margonda – Pasar Pucung, tepatnya didepan kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok.

Amblesnya jalan tersebut terjadi pada Senin 12 April 2021 malam. Penyebabnya diduga karena usia jembatan sudah tua, yang dibuat pada tahun 1980-an. Amblesnya jalan tersebut membuat lubang berdiameter kurang lebih 10 meter dengan kedalaman 3 meter.



-
Jalan Boulevard (GDC). Foto: Istimewa

Perbaikan jalan tersebut sempat molor dari target karena seharusnya dikerjakan bulan Juli 2021. Sempat terjadi tender ulang dari proyek bernilai Rp 7 miliar tersebut.

2. Jusuf Kalla Diprediksi Dukung Anies Sebagai Capres, Begini Hitungannya

Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla diprediksi bakal memberikan dukugannya untuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas seperti dikutip dari Hops.id jaringan DepokToday.com pada Selasa 24 Agustus 2021.

Fernando mengungkapkan, kemungkinan Pilpres 2024 bakal berjalan seru dan panas.

Hal itu lantaran, sejumlah tokoh-tokoh politik besar banyak berperan sebagai king maker. Dia pun menyoroti langkah politik Jusuf Kalla dalam pesta demokrasi 2024 nanti.

Fernando mengatakan, bahwa berdasarkan pengamatannya, Jusuf Kalla bakal kembali memberikan dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagaimana pada Pilkada DKI Jakarta.

Meski begitu, langkah Anies di Pilpres 2024 tampaknya bakal menemui jalan yang cukup terjal, mulai dari peluang politik hingga soal financial.

“Saat ini Anies sedang mengkalkulasi peluangnya, baik politik dan finansial,” kata Fernando.

-
Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla diprediksi dukung Anies (Istimewa)

Di sisi lain, kata dia, ada kebimbangan yang melanda Anies yakni terkait pilihan antara maju sebagai Capres 2024 atau Pilkada DKI Jakarta.

Menurutnya, berdasarkan peta politik yang ada di DPR, hanya PKS yang berpeluang mendukung Anies.

Adapun, Demokrat yang selama ini diharapkan mau berkoalisi dengan PKS peluangnya menipis jika putusan PTUN mengabulkan gugatan pihak Moeldoko.

“Sebaiknya, Anies lebih mematangkan langkahnya untuk Pilkada DKI Jakarta,” ujarnya.

Sebab, PKS sebagai partai yang paling berpeluang mendukung Anies sudah memiliki 16 kursi atau setara 15 persen

“Pilpres 2024 Bakal Panas, Ini Capres Jagoan Jusuf Kalla.”

Sebagaimana diketahui sebelumya, JK sempat mendukung Anies Baswedan dalam ajang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017.

Bahkan Jusuf Kalla sendiri mengaku bahwa dirinya turut melobi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS saat itu, Sohibul Iman untuk mengusung mantan Mendikbud itu sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.



“Saya yang mendukung dia (Anies) jadi calon gubernur, itu benar. Malam-malam 12 jam sebelum penutupan saya telepon Pak Prabowo dan Ketua PKS semua setuju,” katanya beberapa waktu lalu.

3. Terinspirasi Taliban Menang di Afghanistan, Beredar WA Bernada Provokasi di Indonesia

Jagat media sosial digemparkan dengan sebuah tangkapan layar yang memperlihatkan pesan di WhatsApp (WA) terkait ajakan agar umat muslim di Indonesia bangkit usai kemenangan Taliban di Afghanistan.

Dilansir dari Hop.id jaringan DepokToday.com, gambar tangkapan layar WA itu diunggah oleh pegiat media sosial Eko Kuntadhi dalam akun jejaring Twitter pribadinya.

Melalui kicauannya, Eko mengatakan bahwa kini mulai beredar kelompok yang berkiblat atau bersimpati kepada kemanangan kelompok Taliban di Afghanistan.

“Nah, kan. Mulai deh, glorifikasi Taliban,” kicaunya dikutip pada Senin, 23 Agustus 2021.

Terlihat dalam tangkapan layar yang diunggah sebuah percakapan di ruang pesan WhatsApp.

Kemudian ada sebuah pesan yang mengklaim Islam bakal segera bangkit dan pimpin dunia.

“Insya Allah Islam akan bangkit dan akan memimpin dunia,” bunyi dalam pesan tersebut.

Dalam pesan singkat itu, si penulis menilai setelah kemenangan Taliban maka Indonesia sebentar lagi juga akan bangkit bersatu melawan pemerintahan dan para pengkhianat bangsa.

-
Pasukan Taliban di Afghanistan (Istimewa)

“Setelah Taliban sebentar lagi muslim Indonesia akan bangkit bersatu, kita akan hancurkan rezim zolim dan pengkhianat bangsa, Allahuakbar…,’ imbuhnya.

Sontak postingan yang bernada provokasi itu mendapat berbagai komentar dari warganet.

“Salah satu pencegahannya harus segera disikat habis seluruh bentuk propaganda & aksi busuk yg akan menjurus radikalisme & terorisme selalu dibungkus dgn agama di NKRI ini,” balas seorang netizen.

“Jgn harap bisa seenaknya di NKRI. jgn sampe orang suku2 di NKRI habiss kesabaranya,” tulis sebuah akun.

“Perilaku seperti taliban dimimpikan jadi pemimpin dunia??? Bangun bangun jangan mimpi terus,” timpal warganet lain.

Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar mengaku, pihaknya telah mencium adanya gelagat terkait penggalangan dana yang dihimpun untuk simpatisan Taliban di Indonesia. Mereka bergerak melalui jejaring media sosial.

Seperti diketahui diketahui, kelompok Taliban baru saja berhasil menguasi dan menduduki pemerintahan Afghanistan.

Hal ini tentu menimbulkan euforia bagi sejumlah kalangan yang mendukung adanya gerakan semacam itu, tak terkecuali di Indonesia.

Editor: Ade Ridwan - Depoktoday

Tags

Terkini

Bikin Geger, Ini Fakta di Balik Sel Mewah Ferdy Sambo

Rabu, 28 September 2022 | 10:25 WIB

Pria Ini Dibekuk Terkait Ledakan di Asrama Polisi

Senin, 26 September 2022 | 14:00 WIB

Hakim Mahkamah Agung Terciduk OTT Tim KPK, Ini Kasusnya

Kamis, 22 September 2022 | 17:10 WIB
X