Nasib Chelsea di Liga Champions UEFA Ditentukan saat Melawan Juventus

Selebrasi Federico Chiesa usai membobol gawang Chelsea.(Foto: Twitter/Champions League)
Selebrasi Federico Chiesa usai membobol gawang Chelsea.(Foto: Twitter/Champions League)

DepokToday-Chelsea masih harus berjuang keras untuk lolos dari penyisihan Grup H ke babak 16 Liga Champions UEFA 2021-2022. The Blues pun dituntun untuk menang.

Ya, Chelsea yang berstatus tim juara bertahan di turnamen ini, wajib mengalahkan Juventus dalam laga kelima Grup H Liga Champions UEFA di Stamford Bridge, Rabu 24 November 2021 dini hari WIB.

Namun tim asal Inggris ini tampaknya mengalami masalah kondisi kebugaran beberapa pemainnya.

Kai Havertz yang mengalami cedera hamstring kabarnya tak akan masuk skuat Chelsea vs Juventus.

“Kai [Havertz] memiliki masalah hamstring jadi kami melepasnya dan kami memiliki beberapa keraguan dengannya. Ini kurang lebih merupakan tanda tanya,” jelas manajer Chelsea, Thomas Tuchel.

Mengenai kondisi kebugaran Romelu Lukaku dan Jorginho, Tuchel mendapat angin segar. Kedua pemain itu dalam kondisi baik.

“[Romelu Lukaku] tampak baik-baik saja dalam latihan kemarin, kita akan melihat reaksinya. Dia memiliki janji dengan dokter dan fisioterapis. Jorginho benar-benar baik-baik saja,” ungkapnya.

“Mungkin kami dapat membawa 20 pemain ke dalam skuat. Menit-menit terakhir akan menjadi yang maksimal,” tambah Tuchel.

Meski mengalami masalah kebugaran, Tuchel tidak lantas menyerah. Ia tak ingin melewatkan kesempatan untuk menyegel satu tempat 16 Besar Liga Champions UEFA dari Grup H.

“Kami tidak akan mempertaruhkan kualifikasi kami dan melakukan segalanya jika situasinya seperti ini, tetapi kami akan mencoba segalanya untuk memenangkan pertandingan. Kami harus memenangkan pertandingan,” tegas Tuchel.

BACA JUGA: Chelsea Gondol Poin Tiga dari Kandang Malmo, Wolfsburg Atasi Salzburg

BACA JUGA: Romelu Lukaku Menangkan Chelsea, Juventus Hajar Malmo 3-0

Di pihak tim tamu, Juventus sepertinya tidak begitu setegang Chelsea. Ini karena Si Nyonya Tua sudah mengamankan tiket 16 besar.

Walau begitu, Juventus yang saat ini memuncaki klasemen Grup H, tetap tak mau rekor empat kemenangan berturut-turut di Liga Champions dirusak Chelsea.

“Kami perlu meningkatkan tingkat konversi kami. Kami menciptakan situasi penting tetapi kami masih membuat kesalahan di sepertiga akhir. Entah Moise Kean atau lvaro Morata akan bermain. Atau mungkin keduanya akan diberi kesempatan. Keduanya melakukannya baik melawan Lazio [pada hari Sabtu],” beber pelatih Juventus, Massimiliano Allegri.

Pada pertemuan sebelumnya di Stadion Juventus, Chelsea tak berdaya setelah tumbang 0-1 dari Juventus pada 30 September 2021.

(tdr/Sumber: UEFA)