Musim Penghujan, Penyakit DBD Menghantui, Begini Cara Antisipasinya

Ilustrasi DBD (istimewa)

DepokToday – Pemerintah Kota Depok meminta masyarakat mengantisipasi wabah yang ditimbulkan akibat musim penghujan diantaranya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Seperti diungkapkan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Tapos, Trisna Setiawan mengatakan, banyak penyakit yang penularannya melalui genangan air, salah satunya adalah sarang nyamuk DBD.

Oleh sebab itu, kata Trisna, genangan air perlu diwaspadai baik di cekungan tanah, kaleng-kaleng bekas dan tempat pembuangan sampah yang terdapat di lingkungan rumah.

“Pada genangan air itu biasanya muncul nyamuk-nyamuk dan yang kita khawatirkan nyamuk DBD yang biasanya menyerang tanpa kita sadari. Tiba-tiba kasusnya melonjak,” kata Trisna seperti dilaporkan Depok.go.id pada, Kamis 28 Oktober 2021.

Trisna pun mengatakan, diperlukan langkah antisipasi melalui gerakan-gerakan untuk menciptakan lingkungan sehat dan bersih. Di antaranya, masyarakat dapat kerja bakti membersihkan lingkungan dan memperbaiki saluran air.

“Kami juga akan melakukan langkah-langkah atau menindaklanjuti laporan baik dari warga ataupun rumah sakit. Dengan menyisir sekitar 20 rumah dari lokasi kasus (DBD atau penyakit musim penghujan lainnya), untuk mengetahui, kondisi sekitar lingkungan tersebut,” kata dia.

Dikatakannya, jika ditemukan banyak jentik nyamuk atau lima rumah lebih positif terdapat jentik nyamuk. Maka akan dilakukan tindak lanjut, seperti kerja bakti, penyebaran bubuk abate hingga pengasapan atau fogging.

“Semoga dengan imbauan ini masyarakat semakin mewaspadai genangan air di sekitar rumah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sudah hampir tiga hari kebelakang, Kota Depok diguyur hujan dengan durasi yang cukup lama. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hingga pekan depan Kota Depok masih berpotensi hujan disertai petir hingga angin kencang.

“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari di Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi,” tulis peringatan yang diumumkan melalui BMKG.go.id. (ade/*)