Muncul Varian Corona AY.4.2, Satgas Tegaskan Bukan Mutasi Baru

Ilustrasi hejala Covid hilangnya penciuman. (Istimewa)
Ilustrasi hejala Covid hilangnya penciuman. (Istimewa)

DepokToday – Muncul varian baru COVID-19 yang dinamakan AY.4.2 yang jika tidak diantisipasi dapat berpotensi menimbulkan ledakan kasus.

Meski begitu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito, menyatakan varian AY.4.2 bukanlah varian baru dan masyarakat diminta tidak panik karena penelitian terkait varian ini masih berlangsung.

Akan tetapi varian ini bagian dari varian Delta yang mengalami perubahan atau mutasi tambahan. Jenis varian A.Y dari mutasi Delta ini cukup beragam yaitu dari AY.1 hingga AY.28. Ditegaskannya, bahwa saat ini belum bisa diambil kesimpulan terkait karakteristik khusus yang dimiliki varian tersebut.

“Oleh karena itu, kita belum bisa mengetahui apakah berbagai jenis varian Delta ini memiliki karakteristik khusus yang dapat mempengaruhi laju penularan, keparahan gejala, maupun vaksinasi karena studi terkait hal tersebut masih berlangsung,” kata dia seperti dilansir dari situs covid19.go.id.

Baca Juga: Wah, Wanita Cenderung Miliki Kadar Kolesterol Lebih Tinggi dari Pria, Ini Sebabnya

Terkait hal tersebut, Pemerintah memaksimalkan pelaksanaan strategi yang sudah ditetapkan yaitu karantina perjalanan, 3M, 3T, dan vaksin, agar dapat mencegah masuknya semua jenis varian baru, sekaligus meminimalisir pembentukan mutasi baru di dalam negeri.

Baca Juga: Terpopuler DepokToday, 30 Oktober 2021: Gatot Nurmantyo Banting HP, Tuyul Pesugihan di Era Digital

Sebelumn muncul varian Corona AY.4.2, varian COVID-19 delta membuat lonjakan kasus di sejumlah daerah, tidak terkecuali di Indonesia. Lonjakan kasus yang besar ini juga menyebabkan timbulnya korban jiwa. Kasus yang muncul dari varian ini juga bertahan selama beberapa bulan.

Di Indonesia sendiri, lonjakan ini sudah menurun sejak beberapa pekan lalu. Walau begitu pemerintah tidak ingin lengah dan meminta masyarakat tetap disiplin dalam protokol kesehatan. (lala/*)