Muncul Perintah Habib Rizieq Memboikot Dua Jendral, Ini Alasannya

Irjen Fadil Imran dan Letjen Dudung (Foto Istimewa)
Irjen Fadil Imran dan Letjen Dudung (Foto Istimewa)

DepokToday – Habib Rizieq menilai Irjen Fadil Imran dan Letjen Dudung Abdurachman sebagai otak dari pembataian 6 orang laskar FPI pengawal dirinya. Karena alasan itu dirinya meminta kepada pengikutnya untuk memboikot keduanya dalam segala kegiatan.

Melansir dari Hops.id, perintah Habib Rizieq yang memboikot ini diteruskan kepada semua simpatisan Habib Rizieq, untuk dijalankan dengan patuh dan taat.

Dalam seruannya, Habib Rizieq perintahkan di mana saja boikot kedua jenderal tersebut.

Penasihat hukum Habib Rizieq menyatakan seruan itu sudah diteruskan dan disebarluaskan kepada khalayak. Penasehat hukum juga mengonfirmasi seruan memboikot itu juga berlaku untuk Dudung Abdurachman.

Dalam seruan boikot itu, Habib Rizie melabeli Fadil Imran dan Dudung sebagai pelanggar HAM berat, dan juga pelanggar hukum yang tidak diproses hukum. Makanya wajib diboikot.

Nah ini lah pernyataan langsung Habib Rizieq soal memboikot Jenderal Fadil Imran dan Jenderal Dudung:

Baca Juga: Kasus COVID-19 Turun, Pemerintah Dapati Menurunnya Prokes Secara Masif

“Kapan saja dan di mana saja, jangan pernah undang Fadil Imran dalam acara keagamaan maupun sosial atau kegiatan kemasyarakatan lainnya, apalagi diberi panggung. Karena diduga kuat sebagai otak dan dalang pembantaian 6 pemuda santri laskar FPI dalam Tragedi KM 50,” kata Habib Rizieq sebagaimana dikonfirmasi oleh tim penasihat hukumnya.

Perintah Habib Rizieq boikot Fadil Imran dan Dudung Abdurachman. Foto Dokumen Tim Hukum HRS
Perintah Habib Rizieq boikot Fadil Imran dan Dudung Abdurachman. Foto Dokumen Tim Hukum HRS

Baca Juga: Dikira Batang Kayu Ngambang di Laut, Ternyata Hewan Mematikan, Ini Wujudnya

Selanjutnya Habib Rizieq mengatakan sikap boikot ini tak melanggar hukum dong. Soalnya itu adalah hak bersikap dari Habib Rizieq.

“Seruan boikot sangat konstitusional, apalagi terhadap orang yang diduga sebagai pelanggar HAM berat!!!. Boikot adalah salah satu bentuk sanksi sosial yang elegan dan efektif serta solutif untuk hadapi para pelanggar hukum yang tidak diproses hukum!!!” ujar Habib Rizieq. (lala/*)