Mulai Hari Ini, Balai Kota Depok Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Wali Kota Depok Mohammad Idris (kiri) dan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (kanan) melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi di Gedung Balai Kota Depok, Senin 25 Oktober 2021. (Foto: Diskominfo)
Wali Kota Depok Mohammad Idris (kiri) dan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (kanan) melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi di Gedung Balai Kota Depok, Senin 25 Oktober 2021. (Foto: Diskominfo)

DepokToday – Masuk Balai Kota Depok kini harus melakukan skrining menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Kebijakan itu mulai berlaku hari ini, Senin 25 Oktober 2021.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, aplikasi PeduliLindungi yang dipasang dapat menskrining para pegawai maupun pengunjung yang ada di area kantor pemerintahan.

“Ini dilakukan untuk skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung melalui aplikasi PeduliLindungi. Jadi semua masyarakat yang sudah divaksin, bisa scan di sini,” ujar Idris seperti dikutip situs resmi Pemkot Depok, Senin 25 Oktober 2021.

Idris mengatakan, penerapan ini akan secara bertahap dilakukan diseluruh fasilitas di Balai Kota Depok, dan sebagai pionirnya dilakukan di akses menuju kantor Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekretariat Daerah Kota Depok serta dua titik lainnya.

“Melalui aplikasi tersebut dapat diketahui kondisi seseorang terkait vaksinasi maupun terkait COVID-19,” kata Idris.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono menambahkan, akan ada tiga titik yang dipasangi barcode aplikasi PeduliLindungi. Pertama di Gedung Balai Kota Depok. Kedua di Gedung Perpustakaan, dan ketiga di Gedung Dibaleka.

Lanjut Imam Budi Hartono, aplikasi tersebut akan merekam jejak kesehatan masyarakat yang terkait dengan COVID-19. Termasuk sebagai bukti telah melakukan vaksinasi.

“Jadi ini supaya sehat semua, yang datang ke sini bagi seseorang yang sudah vaksin. Namun memang masih tetap di batasi hanya 50 persen pengunjung,” tutupnya.

Sebagai informasi, penggunaan aplikasi PeduliLindungi di area perkantoran memang sudah menjadi amanata Perwal Kota Depok No. 463 tahun 2021 tentang PPKM Level 2.

Bukan hanya di perkantoran, di lokasi wisata dan pusat perbelanjaan di Kota Depok pun diminta menggunakan aplikasi ini sebagai upaya skrining pengunjung. (ade/*)