Mulai 7 September, Wali Kota Depok Wajibkan Perkantoran Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Aplikasi PeduliLindungi. (Depoktoday.com)
Aplikasi PeduliLindungi. (Depoktoday.com)

DepokToday – Aplikasi PeduliLindungi kini menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki oleh warga Kota Depok untuk bisa melakukan aktivitas pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

Setelah menjadi syarat untuk mengakses fasilitas umum seperti mall dan pusat perbelanjaan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan mulai diterapkan pada perkantoran di Kota Depok.

Melalui surat keputusan Wali Kota Depok bernomor 379 tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Level 3, penggunaan aplikasi itu serentak akan digunakan pada perkantoran sektor esensial dan kritikal pada tanggal 7 September 2021.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, untuk sektor esensial yang wajib menggunakan aplikasi ini adalah industri orientasi ekspor dan penunjangnya.

“Industri orientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen staf di fasilitas produksi/pabrik, serta 10 persen untuk pelayanan adminsitrasi perkantoran dengan menerapkan protokol kesehatan, menggunakan aplikasi PeduliLindungi mulai tanggal 7 September 2021, pengaturan masuk dan pulang, serta makan karyawan tidak bersamaan,” kata Idris dalam beleid tersebut.

Baca Juga: Siap-siap, Mulai Tanggal Ini Masuk Mal Margocity Gunakan Surat Vaksin

Sementara untuk sektor kritikal, lanjut Idris, penggunaan aplikasi ini digunakan di tujuh bidang usaha seperti energi, logistik transportasi dan distribusi, makanan dan minuman serta penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, konstruksi (infrastruktur publik), serta utilitas dasar (listrik, air dan pengelolaan sampah).

“Menggunakan aplikasi PeduliLindungi guna melakukan skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung yang masuk kepada fasilitas produksi/ konstruksi/ pelayanan dan wilayah administrasi perkantoran,” kata Idris.

Aplikasi PeduliLindungi adalah platform digital yang dibangun oleh pemerintah pusat untuk merekam jejak masyarakat mulai dari pelaksanaan vaksinasi hingga hasil tes COVID-19.

Penggunaan aplikasi ini lebih dulu diterapkan di mall dan pusat perbelanjaan di Kota Depok saat pembukaan kembali pada tanggal 17 Agustus 2021 setelah sebelumnya sempat ditutup ketika pelaksanaan PPKM Darurat. (ade/*)