Muhammadiyah dan MUI Depok Bahas Pengembangan Inisiatif Bersama untuk Perlindungan Hadang Covid-19

Kesepatakan antara Muhammadiyah dengan MUI Depok mengenai pembahasan Pengembangan Inisiatif Bersama untuk Perlindungan Hadang Covid-19.(Istimewa)

PANCORAN MAS-Muhammadiyah Covid-19 Command Center atau MCCC-LazisMu Kota Depok, bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Depok mengadakan pertemuan  “Pengembangan Inisiatif Bersama Untuk Perlindungan Hadang Covid-19”, Senin (4/5/2020).

Pertemuan yang di gagas MCCC kota Depok tersebut dihadiri oleh Pimpinan Harian MUI kota Depok, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok serta Ortom Pemuda Muhammadiyah, ‘Aisyiyah kota Depok.

MCCC sebagai gugus tugas hadang Covid-19 dari Muhammadiyah punya perhatian terhadap pengembangan kerjasama antar lembaga, dan melibatkan relawan dalam penanganan tanggap darurat Covid-19 terhadap percepatan penghapusan covid 19.

“Pertemuan diadakan untuk membahas upaya dalam perlindungan dalam upaya bersama dalam penyadaran masyrakat terhadap bahaya Covid-19, sebagai upaya membantu pemerintah sebagai penanggung jawab utama dalam pencegahan dan percepatan penghapusan epidemi covid19 ” ungkap Koordinator MCCC Kota Depok, Suhendra, melalui keterangan tertulis kepada DepokToday, Selasa (5/5/2020).

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam ini dimoderasi oleh sekretaris umum PDM Kota Depok, Ali Wardhana, serta sekretaris 1 MUI Kosti Permana, yang mewakili MUI kota Depok.

Selama diskusi, masing-masing perwakilan lembaga membagikan apa saja aktivitas yang sudah mereka lakukan yang melibatkan relawan, dan tugas yang akan diemban dalam relawan kemanusiaan ini, seperti kegiatan pencegahan (spraying, pembuatan baliho nasehat bersama MUI dan MCCC-LazisMu pelayanan ke masyarakat dalam donasi ketahanan pangan, sampai kegiatan administratif penggalangan dana, pemanfaatan media online dan tv streaming MUI,

“Dari hasil diskusi, diketahui bahwa sebagian besar Ormas dan Muhammadiyah Kota depok yang bekerja dalam membantu penanganan Covid-19, MUI berharap dalam perencanaan ada element dari pilar pemerintah pemangku kebijakan akan siap turun dan berkerjasama selalu bersinergi,” ungkap Sekretaris Umum MUI Kota Depok, Nur Wahiddin.

“Organisasi Muhammadiyah melalui MCCC sudah mengupayakan skema sosial dalam perlindungan masyarakat, yang rentan secara kemanusiaan,” timpal.Dani Putra, Ketua Pemuda Daerah Depok.

Menurutnya, beberapa kendala yang dihadapi dalam perlindungan terhadap covid19 ini, adalah minimnya info terhadap edukasi dan juga termasuk masyarakat yang terkonfirmasi dalam ODP dan PDP serta daerah sebaran dan jumlah warga yang valid terinfeksi dengan alur yang terkoordinasi.

Dalam Program sebagian besar organisasi juga belum memiliki protokol atau pedoman dalam koordinasi antar lembaga pemerintah dan ormas di Depok dengan relwan nya untuk penangan Covid-19. Hingga beberapa lembaga, mengadopsi protokol kerja relawan dari panduan Kementerian Kesehatan, BNPB, dan sebagainya,

Melalui pertemuan koordinasi program ini.
Para peserta sepakat untuk membentuk kelompok kerja (pokja) bersama perlindungan relawan Covid-19 dengan fokus utama pada penyusunan pandua kerjasama perlindungan masyarakat melalui protokol medis dan non-medis serta kampanye penyadaran dan penyediaan donasi pangan yang siap dihimpun dan disebarkan melalui LazisMu Kota Depok dan MUI kota Depok.

Diskusi yang disepakati dengan ditutup langsung oleh Sekum MUI kota Depok, Nur Wahiddin.

(ale/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here