Mokhtar Dahari, Pencetak Gol Terbanyak Ketiga Setelah Daei dan Ronaldo

Legenda sepak bola IR Iran, Ali Daei (kiri) dan Penyerang Portugal, Cristiano Ronaldo (kanan), dan legenda Malaysia, Mokhtar Dahari (tengah).(Foto-foto: Twitter, Istimewa)
Legenda sepak bola IR Iran, Ali Daei (kiri) dan Penyerang Portugal, Cristiano Ronaldo (kanan), dan legenda Malaysia, Mokhtar Dahari (tengah).(Foto-foto: Twitter, Istimewa)

DEPOK—Jagat sepak bola dikejutkan dengan pencapaian 109 gol internasional oleh Cristiano Ronaldo sehingga sejajar dengan legenda IR Iran, Ali Daei.

Ali Daei kini harus rela berbagi kursi dengan Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak di level timnas sepak bola masing-masing.

DIBACA JUGA: Rekor 109 Gol Internasional Disamakan Ronaldo, Ali Daei Bilang Begini

Tapi selain Ali Daei dan Ronaldo, ada pemain Malaysia, Mokhtar Dahari, yang menjadi pencetak gol internasional terbanyak ketiga setelah Ali Daei dan Ronaldo.

Mokhtar Dahari membukukan 89 gol dari 142 penampilannya bersama Malaysia. Torehan yang dicapai pemain asal Asia Tenggara itu berada di atas legenda Hungaria, Ferenc Puskas, dengan 84 gol dari 85 penampilan.

Karir Mokhtar Dahari

Dilansir dari rojakdaily.com, Mokhtar Dahari lahir pada 13 November 1953 di Setapak, Kuala Lumpur, Malaysia. Mokhtar adalah anak pertama dari pasangan Dahari Abeng, seorang sopir truk, dan Aminah Sharikan.

Mereka pindah ke Kampung Pandan ketika Mokhtar baru berusia 11 tahun, dan saat itulah ia mengembangkan minat pada sepak bola.

Mokhtar terpilih untuk bermain untuk tim sekolahnya, Victoria Institution, dan ia mencetak gol kemenangan dalam pertandingan terakhir yang membantu sekolahnya menjadi juara pada tahun 1968. Dari sinilah karir pesepakbola terhebat Malaysia itu bermula.

DIBACA JUGA: Malaysia, Thailand Incar Posisi Teratas saat UEA dan Indonesia Menunggu

Keterampilan mempesona Mokhtar menarik perhatian tim muda Selangor. Ketika menginjak usia 18 tahun, Selangor Youth Team merekrut Mokhtar untuk bermain untuk skuad mereka di Burnley Youth Cup yang diadakan di Sarawak.

Tim memenangkan piala, dan Mokhtar kemudian dipanggil untuk bermain untuk tim senior Selangor.

Masuk Timnas

Mokhtar dipanggil untuk bermain untuk timnas Malaysia ketika usianya 19 tahun. Ia membela negaranya dalam pertandingan internasional melawan Sri Lanka pada tahun 1972.

Tak lama, seperti halnya dengan Selangor, Supermokh—julukan Mokhtar Dahari—dengan cepat menjadi pemain inti di skuat Malaysia.

Malaysia menjadi salah satu tim yang harus dikalahkan di pentas internasional, karena mereka memenangkan turnamen demi turnamen, termasuk medali perunggu Asian Games pada tahun 1974 dan medali emas SEA Games berturut-turut pada tahun 1977 dan 1979.

Salah satu pertandingan yang lebih berkesan terjadi pada tahun 1975 ketika ia mencetak dua gol untuk tim Liga XI Malaysia dalam kemenangan 2-0 pertandingan persahabatan melawan klub Liga Inggris, Arsenal.

DIBACA JUGA: Thailand dan Malaysia Gagal Geser Posisi Vietnam dari Puncak Klasemen

Setelah pertandingan, rumor muncul bahwa beberapa klub papan atas Inggris tertarik untuk mengontraknya.

Meskipun tidak ada yang keluar dari rumor, Mokhtar, pada kenyataannya, menerima tawaran dari klub Spanyol Real Madrid untuk bermain untuk mereka, menurut sebuah buku 1995 berjudul ‘Giving The Game Away’ oleh Stephen Wagg.

Namun, Mokhtar menolak tawaran itu karena kesetiaannya kepada klub dan negara, dengan terkenal mengatakan: “Saya hidup dan mati untuk Selangor”.

Ketika semuanya dikatakan dan dilakukan, Mokhtar mencetak 86 gol internasional dalam 131 penampilan untuk timnas Malaysia, secara resmi menjadikannya pencetak gol internasional tertinggi ketiga dalam sejarah sepak bola.

"<yoastmark

Berikut ini daftar 10 pemain yang mencetak gol internasional terbanyak dikutip dari uefa.com:

109 Gol: Ali Daei (Iran) – 149 penampilan.

109 Gol: Cristiano Ronaldo (Portugal) – 177 penampilan.

89 Gol: Mokhtar Dahari (Malaysia) – 142 penampilan.

84 Gol: Ferenc Puskas (Hungaria) – 85 penampilan.

79 Gol: Godfrey Chitalu (Zambia) – 111 penampilan.

78 Gol: Hussein Saeed (Irak) – 137 penampilan.

77 Gol: Pele (Brasil) – 92 penampilan.

76 Gol: Ali Mabkhout (Uni Emirat Arab) – 92 penampilan.

75 Gol: Sandor Kocsis (Hungaria) – 68 penampilan.

75 Gol: Kunishige Kamamoto (Jepang) – 76 penampilan.

(Sumber: uefa.com, rojakdaily.com)