Modus Baru Penyelundupan Narkotika di Lapas Garut, Menggunakan Tulang Ayam

Razia sel tahanan narapidana (Depoktoday.hops.id)
Razia sel tahanan narapidana (Depoktoday.hops.id)

DepokToday – Semakin banyak saja cara penyelundupan barang terlarang ke dalam sel. Seperti yang terjadi di Kabupaten Garut, upaya penyelundupan narkotika kedalam Lembaga Pemasyarakatan menggunakan media tulang ayam.

Beruntung, Petugas Lapas Kelas IIB Kabupaten Garut dapat menggagalkan upaya penyelundupan narkotika golongan satu jenis sabu itu.

Kepala Lapas Kelas IIB Kabupaten Garut RM Kristyo Nugroho mengatakan, upaya penyelundupan itu terjadi saat seorang saudara dari narapidana hendak mengantar makan berupa sayuran yang berisi ayam.

“Modus penyelundupan yang dilakukan kali ini tergolong baru dan unik, karena si pelaku sengaja memasukkan barang haram tersebut di dalam tulang ayam,” kata Kristyo melalui siaran pers, dikutip Suara.com dari Antara.

Baca Juga: Berkaca dari Kasus Lapas Tangerang, Kondisi Rutan Depok Jadi Sorotan

Ia mengatakan, awal pengungkapannya ketika petugas curiga pada makanan yang dibawa pengunjung banyak tulang ayam di dalam sayur tahu dan ayam, kemudian oleh petugas diamati lebih teliti hingga membelah tulang ayam tersebut.

“Ditemukanlah satu bungkus paket kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu di dalam salah satu tulang ayam tersebut,” katanya.

Adanya atas temuan itu, jajaran Lapas Garut langsung berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Garut dan melaporkan hasil temuan kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Jawa Barat.

Kasus tersebut selanjutnya dilakukan pendalaman oleh Satuan Narkoba Polres Garut untuk penyelidikan lebih lanjut kasus peredaran narkoba di Kabupaten Garut.

Kristyo menyampaikan adanya temuan kasus penyelundupan sabu itu membuat jajarannya terus meningkatkan kewaspadaan, dan lebih teliti dalam memeriksa setiap tamu yang datang maupun makanan yang masuk ke Lapas Garut.

“Kami telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar lebih memperketat pemeriksaan, penggeledahan terhadap barang titipan dari pengunjung yang akan masuk ke dalam Lapas Garut,” katanya. (ade/*)