Misteri Potongan Kaki di Situ Pengarengan Depok, Ini Sosoknya

Kasus potongan kaki manusia di Depok (DepokToday.com)
Kasus potongan kaki manusia di Depok (DepokToday.com)

DepokToday- Temuan potongan kaki manusia di Situ Pengarengan, dekat Jalan Juanda, Kecamatan Sukmajaya, Depok, sempat membuat heboh publik. Peristiwa itu terjadi pada Senin 8 Juni 2020, lalu.

Lantas siapakah sebenarnya pemilik potongan kaki manusia yang ditemukan di situ atau danau di Kota Depok itu.

Merunut pada pernyataan sebelumnya, polisi menduga kuat jika potongan kaki itu adalah milik seorang perempuan.

Itu dikaitkan dengan adanya bekas cat kuku atau kutek pada salah satu jari dibagian kaki tersebut.

Baca Juga: Kisah Pilu Pekerja Proyek UIII Depok, Diancam Preman Hingga Trauma

Ajun Komisaris Polisi Elly Pandiansari, yang kala itu menjabat sebagai Kasubag Humas Polres Metro Depok mengungkapkan, potongan kaki tersebut memiliki ciri-ciri ukuran telapak kaki sekira 9 inci, sedangkan dari tumit hingga potongan tulang sekira 11 inci.

“Diperkirakan potongan kaki dari jenis kelamin perempuan,” katanya dikutip pada Jumat, 20Agustus 2021.

Menguak Kronologi Potongan Kaki Manusia di Depok

Polisi telah memeriksa sebanyak lima orang saksi terkait temuan potongan kaki manusia di dalam bungkusan plastik hitam, di Situ Pengarengan, dekat Jalan Juanda, Depok.

Potongan kaki tersebut ditemukan kali pertama oleh Nasir, seorang petugas kebersihan sekira pukul 10:50 WIB.

“Saksi  yang sedang bekerja membersihkan Situ Pangarengan menemukan benda seperti kaki manusia yang tersangkut di sodetan air Situ Pangarengan,” kata Elly.

Lokasi penemuan potongan kaki di Situ Pengarengan (DepokToday.com)
Lokasi penemuan potongan kaki di Situ Pengarengan (DepokToday.com)

Awalnya, saksi curiga dengan aroma menyengat yang bersumber dari bungkusan plastik hitam.

“Setelah benda itu diangkat ke darat, disaksikan oleh saksi-saksi lainnya ternyata isinya adalah kaki kiri manusia, dari betis ke bawah dengan kondisi yang sudah busuk dan daging tidak utuh,” jelasnya.

Panik bercampur kaget, saksi dan sejumlah warga yang melihat kemudian melaporkan kasus temuan ini ke polisi.

“Dari situ kemudian dia menyampaikan kepada petugas kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kemudian segera petugas turun kemudian kita membawa beberapa perlengkapan inafis untuk mengetahui identitas dari kaki yang ditemukan tersebut,” kata Kombes Aziz yang kala itu menjabat sebagai Kapolres Depok pada Selasa, 9 Juni 2020.

Hasil Mengejutkan Tim Forensik

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dari hasil pemeriksaan, tidak pernah ada data mengenai sidk jari yang ada pada kaki tersebut.

“Maka dari itu kita tentu mengumumkan kepada masyarakat siapa tahu ada warganya atau keluarganya yang kehilangan sebagaian anggota keluarga yang diduga korban dari penemuan kaki tersebut.”

Saat ini potongan kaki itu telah di bawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk dianalisis apakah ini bagian dari kesengajaan dipotong atau dari kecelakaan atau dari penyebab-penyebab yang lain.

“Dan tentunya sambil proses itu berjalan petugas dari penyelidik kepolisian khususnya Satreskrim Polres Metro Depok bersama Polsek Sukmajaya mencari bahan keterangan yang lain, baik dari masyarakat sekitar maupun awak media,” ujarnya

Azis berharap, dengan pengumuman ini ada masyrakat yang memberikan petunjuk atas kasus tersebut.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, jika dilihat secara kasat mata, diduga itu sosok pemilik potongan kaki itu adalah seorang perempuan.

“Jenis kelamin kita sementara seharusnya tidak bias menyampaikan dulu karena tentu harus berdasarkan dari keterangan forensik ahlinya, namun ada beberapa tanda yang menunjukkan jenis kelamin misalnya ada ditemukan kuteks (cat kuku) ini biasanya dikenakan oleh perempuan,” ujarnya.

Namun hingga berita ini diturunkan kasus itu belum juga menemukan titik terang. (rul/*)