Misteri Beda Dunia di Gunung Guntur, Korbannya Bukan Cuma Gibran

Gunung Guntur (Foto: Istimewa)
Gunung Guntur (Foto: Istimewa)

DepokToday- Gibran Arrasyid, remaja yang hilang selama enam hari di Gunung Guntur akhirnya ditemukan selamat dengan kondisi terkulai lemas. Dari kasus ini, ternyata ada kisah menarik yang di luar logika.

Salah satunya yang membuat banyak orang bingung adalah, Gibran mengaku dirinya seperti hanya sebentar saja jauh dari teman-teman. Padahal, ia telah hilang selama enam hari.

Yang menariknya lagi, remaja 14 tahun itu mengaku tak pernah ada pergantian hari, ia tidak merasakan ada malam. “Terang nggak ada malam,” katanya.

Rupanya apa yang dialami Gibran juga pernah dirasakan oleh orang lain.

Ia adalah Ade Leji atau yang akrab disapa Mang Ade, lelaki yang dijadikan sesepuh oleh warga Kampung Citiis, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat.

“Saya pernah kaya Gibran, padahal saya orang sini. Beberapa tahun ke belakang saya hilang, kata keluarga,” ujarnya dikutip dari tvonenews.com pada Minggu 26 September 2021.

“Hilangnya 7 hari, padahal seingat saya yang dialami cuma sehari itu pun yang saya rasa masih siang. Kemudian saya berhasil pulang ke rumah kata keluarga kamana wae saminggu (kemana saja se minggu), ya saya jawab seminggu gimana, sahari ah,” tutur mang Ade melanjutkan.

Tiga Pantangan di Gunung Guntur

Menurut lelaki yang menolak dipanggil kuncen (juru kunci) ini, ada tiga pantangan yang tidak boleh dilakukan pendaki saat berkemah di Gunung Guntur.

“Ke satu jangan sompral (takabur), jangan bersiul, dan jangan banyak nanya jalan,” katanya.

Baca Juga: Satgas Wanti-wanti Mobilitas Warga Tinggi dengan Gelombang Tiga COVID

Untuk diketahui, Gibran bersama rombongannya yang berjumlah 14 orang mendaki Gunung Guntur, pada Sabtu sore, 18 September 2021.

Kemudian mereka berkemah di Pos 3 untuk beristirahat dan melanjutkan pendakian esok harinya.

Namun ternyata, saat akan melakukan pendakian kembali, korban lebih memilih tidak melanjutkan perjalanan menuju puncak dan tetap tinggal di Pos 3.

Setelah temannya turun, korban tidak ada di tenda, barang atau peralatan milik korban pun masih ada di tempat.

Baca Juga: Bikin Merinding, Ini Pengalaman Gibran Hilang 6 Hari di Gunung Guntur

Petugas gabungan dari unsur Basarnas, TNI, Polri, BKSDA, komunitas pecinta alam, masyarakat umum, maupun sukarelawan dari berbagai instansi dan komunitas melakukan pencarian.

Gibran pun akhirnya ditemukan pada hari ke-enam pencarian, tepatnya Jumat 24 September 2021. (rul/*)