Miris, Masih Banyak Warga Depok Belum Miliki Jamban

0
140
Kota Depok (Istimewa)

Balaikota– Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita menyebut dari 11 kecamatan di Kota Depok, Jawa Barat, masih banyak rumah warga yang tidak dilengkapi jamban. Akibatnya, kegiatan buang hajat sembarangan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkot Depok.

“Memang masih didapati warga yang tidak memiliki akses buang air besar (BAB), belum menggunakan jamban. Mungkin jambannya ada, tapi akses sanitasinya seperti septic tank-nya tidak ada,” ucap dia, Jumat, 4 Oktober 2019.

Nova mengatakan masyarakat yang tak punya jamban sering kali membuang hajat di sungai-sungai. Ia khawatir, selain mencemari lingkungan juga dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan.

“Soal data kita masih harus upgrade karena setiap tahun banyak orang di Depok bangun rumah biasanya untuk kontrakan-kontrakan. Nah, disitulah biasanya mereka tidak punya kamar mandi (WC) akhirnya mereka buang air di sembarang tempat,” jelasnya.

Kondisi tersebut menurut Novarita juga diperparah dengan perilaku masyarakat yang sudah terbiasa tanpa adanya MCK. Warga yang terbiasa buang hajat di sungai sulit beradaptasi dengan jamban.

Pihaknya pun terus berupaya menghilangkan perilaku tersebut. Satu di antaranya dengan sosialisasi program lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“Kita dorong masalah ini, dengan menggelorakan lima pilar STBM yang meliputi setop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah yang aman, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga yang aman,” bebernya.

Selain itu, kata Nova, setiap kelurahan juga diminta berperan aktif dalam sosialisasi pentingnya pembuatan MCK. Termasuk meminta bantuan Pemkot Depok untuk pengadaan sarana prasarana penunjang.

Permintaan pembangunan sarana juga bisa melibatkan pihak lain nonpemerintah. Misalnya, imbuh dia, toko-toko bahan bangunan diminta berpartisipasi menyumbang material seperti semen.

“Bahan baku itu ditabung, sambil mendata siapa saja warga yang belum punya MCK. Sesudah terkumpul bahan bakunya, nanti bisa gotong royong dengan warga sekitar membangun MCK,” pungkasnya.

Sementara itu Lurah Sukmajaya Achmad Munandar mengatakan berdasarkan pendataan kurang lebih 13 Kepala Keluarga di wilayahnya belum memiliki septic tank.

“Untuk yang lainnya di Kelurahan Sukmajaya, sudah tidak BAB sembarangan. Kurang lebih 90 persen warga, sudah punya tempat MCK,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here