Minat Jadi Wali Kota Depok Non Parpol, Ini Syaratnya

Ilustrasi Pilkada (istimewa)

DEPOK– Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok, telah menetapkan jumlah minimum dukungan persyaratan dan persebaran wilayah kecamatan bagi pasangan calon perseorangan yang ingin maju pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Depok 2020 mendatang dari jalur non partai.

Ketua KPUD Depok, Nana Shobarna menjelaskan, bagi bakal calon yang hendak maju diharuskan memiliki persentase dukungan kurang lebih 6,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap atau DPT di Pilkada terakhir yang diketahui berjumlah 1.309.338 jiwa.

“Dengan kata lain, jumlah minimum dukungan yaitu 85.107 jiwa,” katanya, Senin 28 Oktober 2019

Dukungan itu, wajib dibuat dalam bentuk surat yang disertai dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e- KTP atau surat keterangan yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“Ini untuk membuktikan bahwa pendukung tersebut adalah penduduk yang tinggal di wilayah administratif yang sedang menyelenggarakan pemilihan paling singkat satu tahun, dan terdaftar dalam daftar pemilih tetap pada Pemilu sebelumnya,” ujar Nana

Kemudian untuk aturan – aturan pada Pilkada 2020, masih sama seperti Pilkada sebelumnya yaitu mengacu pada Undang-undang Nomor 10 tahun 2016.

“Kalau Pilkada tahun lalu  mengacu pada Undang-undang No 7 tahun 2017, nomenklatur memang mengalami perubahan tapi tidak banyak hanya satu dua saja. Tapi, tidak berpengaruh besar,” ujarnya

Nana membeberkan, bagi bakal calon yang hendak mendaftar lewat jalur perseorangan (independen) bisa menyerahkan persyaratan pencalonan pada Desember 2019 hingga Maret 2020.

“Untuk Bulan Januari 2020 mendatang, akan dilakukan perekrutan PPK dan PPS. Dilanjutkan, pendaftaran calon (partai) dari Februari hingga Juni. Bulan Juli, penerangan pasangan calon. Sedangkan penetapan calon di bulan Juli, kemudian Agustus kampanye,” tuturnya

Sebagai tahapan awal Pilkada, lanjut Nana, KPU Depok telah melakukan sosialisasi bersama stakeholder terkait. Nana mengungkapkan, berdasarkan data jumlah pemilih pemula di Kota Depok pada DPT tahun lalu mencapai sekira 24.000 jiwa. Jumlah tersebut, diperkirakan akan bertambah pada Pilkada 2020 mendatang, sebab banyak generasi milenial yang bertambah usia (berumur 17 tahun).

“Kemudian, kita juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan keamanan jelang Pilkada. Rencananya, koordinasi juga akan dilakukan dengan Forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah). Waktunya, nanti kita sesuaikan dengan mereka.” (mor)