Mill Point Cafe Asyik untuk Belajar, Kerja, hingga Forum Bisnis

Sejumlah pengunjung Mill Point Cafe berswafoto.(DepokToday/Eru)

SUKMAJAYA-Usaha berkonsep kafe di Kota Depok terus berkembang dengan pesat. Hal ini sejalan seiring dengan makin tumbuh dan berkembangnya Depok menjadi wilayah.

Awal tahun ini, Mill Point Cafe yang berlokasi di Jalan Raya KSU, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatah Sukmajaya, mencoba hadir memberikan warna di tengah menjamurnya usaha cafe di Kota Depok.

Sholeh selaku Manager Mill Point Cafe mengutarakan, kafe yang dikelolanya menawarkan kenyamanan dan friendly untuk anak sekolah, mahasiswa, kaum ibu, pekerja, hingga khalayak umum.

Kegiatan belajar di Mill Point Cafe.(DepokToday/Eru)

“Market di sini mulai dari ibu-ibu arisan, nganter anak sekolah, siswa, mahasiswa, pekerja mula hingga hingga orangtua. Ada yang datang untuk mengerjakan tugas sekolah atau kuliah, hingga pekerja dan pebisnis dengan laptop di tangan,” ujarnya.

Untuk bisa memberikan kenyamanan tersebut, pihaknya menyediakan wifi di sejumlah titik. Jadi, jangan khawatir kafe yang memiliki dua lantai ini tidak terjangkau jaringan internet.

“Bahkan sampai ada orang tua yang menitipkan anaknya belajar di sini karena merasa nyaman,” katanya.

Di kafe ini, konsumen yang ingin menyelenggarakan forum bisnis, seperti pemberian materi even wedding juga dipersilakan. Untuk tempat tidak dikenakan biaya sama sekali alias free.

Pertemuan kaum ibu.(DepokToday/Eru)

Membuka usaha di Depok, pihaknya pun memberikan perhatian yang cukup besar untuk tenaga kerja lokal. Hampir seluruh pekerja, termasuk barista adalah para pemuda yang berdomisili di Depok.

“Kita rekrut pekerja Depok. Awalnya mereka tidak memiliki kemampuan, zero. Kita datangkan barista, belikan alat, dan latih mereka. Datang, ajarin, besoknya report, ajarkan lagi secara rutin dan lakukan evaluasi” katanya.

Hasil dari kerja keras ini, lanjutnya, pun berbuah manis. Para pekerja kini punya skill, confidence, dan knowledge yang bisa diajarkan ke yang lain. Bahkan, omset yang sebelumnya rendah, sekarang sudah cukup lumayan.

“Sekarang mereka bisa tukar kemampuan dengan karyawan Pondok Gurame (satu grup Mill Point). Jadi, kemampuan mereka lebih variatif,” tandasnya.

Sholeh mengatakan menu yang ditawarkan di kafenya sangat beragam, seperti ricebowl, aneka mie, roti bakar, aneka pisang, aneka cemilan, minuman kopi, teh, dan olahan buah.

“Harganya sangat tidak merogoh kocek terlalu dalam. Sebelum memutuskan membuka cafe, kami telah melakukan suevei harga dan kemampuan konsumen atau daya beli pasar. Untuk minuman kisaran Rp20.000-an. Untuk favorit di sini pisang. Kalau yang ingin berat menu nasi. Sedangkan yang diet bisa cemilan,” paparnya.(eru)