Menteri PUPR Percepat Pengerjaan Tiga Rumah Sakit Darurat COVID-19

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono meresmikan proyek pembangunan Tol Cijago Seksi III, di Kota Depok pada Jumat 28 Mei 2021. (Depoktoday.com)
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono meresmikan proyek pembangunan Tol Cijago Seksi III, di Kota Depok pada Jumat 28 Mei 2021. (Depoktoday.com)

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan tiga rumah sakit darurat COVID-19 dan saat ini sedang dipercepat pengerjaannya.

Dengan menyulap gedung lama atau mengalihfungsikan gedung lain untuk menjadi rumah sakit darurat COVID-19, membuat pekerjaannya lebih mudah dan dapat diselesaikan dalam hitungan hari.

Seperti rumah sakit darurat di asrama haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Menurut Basuki, gedung tersebut sudah siap secara keseluruhan untuk menerima pasien COVID-19 pada hari Kamis.

Baca Juga: PUPR Gelontorkan Rp 23,24 T, Klaim Selamatkan Jutaan Penganggur

“Disana ada lima gedung yang kita rubah menjadi rumah sakit, diharapkan akan selesai hari Kamis nanti siap dioperasikan (seluruhnya),” kata Basuki saat konferensi pers virtual, Senin 12 Juli 2021.

Basuki mengatakan, jika siap semua nantinya rumah sakit darurat COVID-19 di asrama haji Pondok Gede akan bisa menampung 774 tempat tidur yang dibagi kedalam 5 gedung.

“Jadi masing-masing ruangan yang biasanya dipakai 4 tempat tidur asrama haji kita jadikan 3 tempat tidur setiap kamar totalnya ada 774 tempat tidur,” kata Basuki.

Selanjutnya, kata Basuki, rumah susun Pasar Rumput juga sudah siap dihuni oleh pasien COVID-19 dalam waktu dekat, dengan total kapasitas sebanyak 5.952 tempat tidur.

“Rumah susun pasar rumput ada 3 tower yang sudah diperiksa langsung oleh bapak presiden totalnya ada 5952 tempat tidur,” kata Basuki.

“Tower 1 ada 689 ruangan dengan total 2.067 tempat tidur, Tower 2 ada 606 uni dengan 1.818 tempat tidur, tower 3 ada 682 unit dengan 2.067 tempat tidur.”

Rumah sakit ketiga, kata Basuki, adalah mempersiapkan ruang perawatan anak di Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo menjadi ruang perawatan COVID-19. Ada sekitar 6 lantai di RSCM tersebut dengan total 390 tempat tidur yang sedang digarap Kementerian PUPR.

“Jadwalnya paling lambat 3 minggu akan dapat kita siapkan merubah menjadi rumah sakit COVID-19 ini,” kata Basuki.

Terakhir, kata Basuki, pihaknya menunggu arahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membangun rumah sakit lapangan.

“Rumah sakit lapangan di daerah-daerah kami akan siap melaksanakan sesuai dengan perintah dari BNPB dan menteri kesehatan,” pungkas Basuki. (ade/*)