Menteri PUPR Geregetan Proyek Tol Cijago Depok Makan Waktu 10 Tahun

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono meresmikan proyek pembangunan Tol Cijago Seksi III, di Kota Depok pada Jumat 28 Mei 2021. (Depoktoday.com)
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono meresmikan proyek pembangunan Tol Cijago Seksi III, di Kota Depok pada Jumat 28 Mei 2021. (Depoktoday.com)

BEJI- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono meresmikan proyek pembangunan Tol Cijago Seksi III, di Kota Depok pada Jumat 28 Mei 2021.

Disela-sela pidatonya, Basuki sempat menyinggung soal lambannya proses pembangunan Tol Cijago, dari mulai Tol Cijago Seksi I dan II di Depok. Jalan bebas hambatan itu memiliki panjang sekira 14,64 kilometer, dengan alokasi anggaran Rp 3,2 triliun. Angka tersebut belum termasuk biaya pembebasan lahan.

“Tol Cijago ini ada seksi satu dan dua yang sudah diresmikan tahun 2012 dan 2019. Jadi sudah hampir 10 tahun, panjangnya hanya sekira 14 kilometer,” katanya.

Basuki berdalih, lambannya pembangunan bukan karena kontraktor atau pihak pengembang.

“Tapi memang tantangannya beda. Di perkotaan, lebih banyak dan besar. Dan ini kita rencanakan sepanjang lima kilometer, dan ini direncanakan selesai tahun depan,” jelasnya

Dengan biaya yang fantastis, PT TLKJ melanjutkan proyek Tol Cijago Seksi Tiga. (Depoktoday.com)
Dengan biaya yang fantastis, PT TLKJ melanjutkan proyek Tol Cijago Seksi Tiga. (Depoktoday.com)

Kalau tanah sudah bebas semua, kata Basuki, maka pembangunan tol itu akan lebih cepat.

“Tadi juga Wali Kota Depok mengatakan bahwa ini ditunggu sekali. Mantan Menteri PU tinggal di Cinere, yang selalu ngeluh dengan jalan ini.”

Masalah Proyek Tol Cijago Depok

Basuki tak menampik proyek tersebut masih menyisakan masalah, utamanya soal pembebasan lahan.

“Memang selalu ada pernak perniknya, dimana saja pembebasan lahan, unik masalahnya pasti ada. Tapi alhamdulillah kita sudah 70 persen lebih pembebasan lahannya,” ujarnya.

“Dan tadi diharapkan kalau bisa Agustus selesai pembebasan lahannya, jadi kalau bisa lebih cepat dilakukan pembangunannya lebih bagus. Ikan sepat ikan gabus, lebih cepat lebih bagus,” timpalnya Basuki sambil berpantun.

Penjelasan Dirut TLKJ 

Dirut PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), Hilman Muchsin, menjelaskan, ada Tol Cijago terbagi tiga tahap, yakni seksi satu, dua dan tiga.

“Total investasi kira-kira secara keseluruhan Rp 3,2 triliun. Kemudian anggaran untuk pembangunan Cijago seksi tiga Rp 1,2 triliun, selebihnya sudah dikeluarkan untuk seksi satu dan dua,” katanya saat menghadiri peletakan batu pertama Tol Cijago Seksi Tiga, Jumat 28 Mei 2021.

Hilman menyebut, biaya pembebasan lahan Tol Cijago yang disiapkan pemerintah sekira Rp 1,2 triliun.

“Kalau Cijago satu dan dua sekira Rp 1 triliun,” ujarnya

Ia tak menampik, masih ada kendala soal pembebasan lahan tersebut. Utamanya pada proyek Tol Cijago Seksi Tiga yang membentang dari Kukusan hingga Cinere sepanjang 5,4 kilometer.

“Tanah memang baru 70 persen, tapi yang siap dibayar sudah diangka 80 persen, tersisa 20 persen,” jelasnya.

Dirut PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), Hilman Muchsin. (Depoktoday.com)
Dirut PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), Hilman Muchsin. (Depoktoday.com)

Hilman mengklaim, upaya percepatan pembangunan Tol Cijago Seksi Tiga ini adalah itikad baik TLKJ untuk mensukseskan program pemerintah agar disebelah barat Jagorawi sampai di Bandara bisa terselesaikan dengan baik, dan bisa tersambung. (rul/*)