Menkopolhukam Wiranto Diserang Pasutri

Wiranto diserang (istimewa)

BANTEN– Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, tiba-tiba diserang oleh dua orang ketika melakukan kunjungan kerja ke Pandeglang, Banten pada Kamis 10 Oktober 2019. Terkait kasus itu, dua orang pelaku telah diamankan dan ternyata merupakan pasangan suami istri (pasutri).

Identitas pasutri itu adalah Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana. Abu Rara kelahiran Medan 24 Agustus 1988. Sedangkan Fitri kelahiran Brebes, 5 Mei 1998.

Nama kedua orang itu sempat muncul ketika adanya penangkapan dari terduga Fazri Pahlawan alias Abu Zee Ghuroba. Abu Zee sendiri diciduk di Bekasi pada September 2019 lalu. Dia diduga anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bekasi. Dalam penangkapan itu terkuak bahwa salah pasutri yang dinikahkan Abu Zee adalah pelaku penyerangan Wiranto.

Sampai saat ini, Polda Banten dibantu Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror sedang melakukan pemeriksaan intensif pada pelaku pasutri tersebut. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menyatakan bahwa pihaknya masih belum dapat memastikan hubungan kedua pelaku.

Sementara informasi yang dihimpun pelaku diduga terpapar oleh paham radikalisme ISIS. Kelompok JAD di Indonesia sendiri diketahui memiliki persamaan atau berafiliasi dengan kelompok ISIS.

“Sementara diduga terpapar ISIS,” kata Dedi

Sementara itu, Dedi mengungkapkan bahwa lokasi penusukan Wiranto masuk radar Densus 88 sebagai wilayah yang rawan aksi terorisme atau radikalisme.

“Dari hasil mapping yang dilakukan Polda Banten area daerah kerawanan terpapar ISIS. Tiap Polda sudah memiliki mapping daerah kabupaten kecamatan desa, ring 1-3, rawan, kurang rawan, tidak rawan. Sudah di-mapping,” kata Dedi.

Dari kejadian itu, Wiranto menerima dua luka tusukan di perut bagian kiri bawah. Wiranto dibawa dengan helikopter menuju Jakarta dengan pengawalan ketat guna menjalani perawatan di RSPAD.

Sementara itu, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto juga mengalami luka tusuk dalam insiden ini. Ia ikut tertusuk setelah coba melindungi Menko Polhukam Wiranto dari serangan. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here