Menguak Ritual Sakral Pasukan Elit Polri

Prosesi penerimaan anggota Brimob (istimewa)

DEPOK– Korps Brimob Polri kembali menerima sebanyak 196 personel lulusan Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Tamtama, angkatan 46 Pusat Pendidikan Brimob tahun 2019. Ratusan personel baru tersebut disambut dengan apel tradisi penerimaan di Markas Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Selasa 10 Desember 2019.

Proses penerimaan pasukan baru ini dipimpin langsung oleh Komandan Korps Brimob Polri Irjen Anang Revandoko. Acara tradisi dimulai dari memasuki gerbang utama Markas Brimob Depok yang diiringi marching band dari Resimen II Pasukan Pelopor.

Tiba di depan patung Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan, para tamtama remaja melanjutkan proses cium bumi Kelapadua, tradisi siraman dan dilanjutkan dengan hormat dan mencium Pataka Korps Brimob Polri Satya Sakti Yanottama.

Rangkaian tradisi itu merupakan kewajiban bagi setiap personel baru yang mendapatkan penempatan di Korps Brimob Polri. Adapun makna dari tradisi yang diawali masuk gerbang Kesatriaan ialah melambangkan ksatria yang gagah perkasa dan memiliki budi pekerti yang luhur.

Tradisi mencium bumi melambangkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta santun dan rendah hati. Sedangkan tradisi siraman air bunga melambangkan penyucian diri dan kesiapan melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas, dan terakhir tradisi hormat dan mencium Pataka Korps Brimob Polri Satya Sakti Yanottama melambangkan ikrar insan Brimob Polri untuk selalu menjunjung tinggi kehormatan melalui etika dan jati diri Brimob.

Dalam amanatnya Komandan Korps Brimob Polri Irjen Anang Revandoko berpesan bahwa ini merupakan awal pengabdian bagi 196 tamtama remaja yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Korps Brimob Polri.

“Untuk memperoleh hasil yang maksimal dari acara tradisi ini, saya mengharapkan agar seluruh personel baru tamtama remaja lulusan tahun 2019 untuk dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan tetap semangat,” katanya

196 personil baru Brimob (istimewa)

Anang pun berharap, ratusan tamtama remaja yang kini menjadi bagian dari pasukan elit Polri itu dapat menjalankan tugas pokok untuk menjaga keamanan dalam negeri. “Tidak ada niatan senior-seniormu untuk membuat kalian sengsara dan menderita, justru kami semua senior-seniormu, menganggap kalian sebagai adik kandung Korbrimob Polri,” tegasnya

“Kehadiran kalian merupakan darah segar bagi kami dalam menjalankan tugas pokok menjaga keamanan dalam negeri,” timpalnya lagi. (rul/*)