Menguak Peran 8 Pelaku Rekayasa Babi Ngepet Sawangan

Warga mengurung hewan yang sempat dipercaya sebagai babi jadi-jadian. (DepokToday.com).
Warga mengurung hewan yang sempat dipercaya sebagai babi jadi-jadian. (DepokToday.com).

DEPOK- Seorang pria bernama Adam Ibrahim telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus rekayasa babi ngepet di Sawangan, Depok. Dari hasil penyelidikan terungkap, motif di balik aksi tersebut ternyata hanya untuk ketenaran.

Ya, ternyata penangkapan babi ngepet di wilayah Kelurahan Bedahan hanyalah akal-akalan Adam. Ia dibantu beberapa orang lainnya, yang masih satu lingkungan di kawasan tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ada delapan orang yang terlibat, namun dalangnya adalah Adam. Untuk memuluskan aksinya, mereka bahkan membeli babi seharga Rp 900 ribu dari situs toko online.

Baca Juga: Ini Pengakuan Adam, Pelaku Tipu-tipu Babi Ngepet

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar, menyebut, ke delapan orang itu memiliki peran berbeda dalam kasus itu.

“Masing-masing punya peran, ada yang nangkep, ada yang ngaku telanjang ketika nangkap babi karena sebagai syarat, tapi ternyata itu pun bohong,” ucap Imran, Kamis 29 April 2021.

Kemudian, ada pula yang berperan membunuh babi, dan menguburkan.

“Yang katanya nangkap babi dengan telanjang itu pun bohong. Kalau di cerita video yang viral kan mereka telanjang bulat, itu bohong,” tegas Imran.

Lebih lanjut ia mengatakan, atas perbuatannya itu, Adam terancam hukuman selama 10 tahun penjara karena menyebarkan informasi bohong dan membuat keonaran.

“Bukan tidak mungkin tersangka atas kasus ini akan bertambah, karena masih dalam proses.” (rul/*)