Menguak Alasan Hakim Tunda Putusan Sidang Perdata Aset First Travel

0
174
Humas Pengadilan Negeri Depok, Nanang Herjunanto (DepokToday, Rul)

DEPOK- Humas Pengadilan Negeri Depok, Nanang Herjunanto menegaskan, penundaan putusan sidang perdata atas aset PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel adalah murni kewenangan majelis hakim. Alasannya, karena musyawarah tiga hakim yang memimpin jalannya sidang belum final.

“Kami tidak bisa memberikan penjelasan, kami hanya bisa memberikan penjelasan bahwa musyawarah majelisnya belum selesai, Kemudian  putusannya ditunda,” katanya Senin 25 November 2019

Nanang meungkapkan, sidang akan kembali dilanjutkan pada Senin 2 Desember 2019. Namun ia pun tidak bisa mengetahui apa hasil dalam sidang nanti. “Ya musyawarah majelisnya kalau sudah selesai baru bisa diputus.”

Ia pun mengaku tidak bisa memastikan apakah pada pekan depan sidang akan berakhir atau justru sebaliknya, kembali ditunda. “Itu kewenangan majelis hakim,” ujarnya

Yang jelas, kata Nanang, sidang putusan perdata atas aset First Travel baru kali ini ditunda. “Kalau secara hukum masih bisa ditunda lagi, tapi tentunya kan perkara itu pada asasnya kan sederhana, cepat dan berbiaya ringan. Ya jadi sebisa mungkin musyarawahnya secepat mungkin, karena asasnya seperti itu,” terangnya

Nanang menuturkan, musyawarah majelis hakim bersifat rahasia dan baru ditahui setelah jadwal sidang putusan. “Apakah putusannya bisa dibacakan atau masih belum selesai. Tentu kita tidak bisa memberitahukan bahwa ini putusannya akan ditunda seperti itu. Kami pun sebagai humas tidak tau kalau itu ditunda,” tuturnya

Lebih lanjut Nanang mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan kepastian jangka waktu atas hasil putusan sidang tersebut.

“Kalau memang kasusnya sulit dan membutuhkan waktunya lama ya kita juga tidak bisa memaksakan. Kalau kasusnya harus cepat selesai juga, tergantung permasalahannya itu kewenangan majelis,” katanya. (rul/*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here