Mengenal Gejala Pseudogout, Penyakit yang Mirip Asam Urat

Ilustrasi kena asam urat (Foto: Istimewa)
Ilustrasi kena asam urat (Foto: Istimewa)

DepokToday – Bukan hanya asam urat, ada juga penyakit yang menyerang persendian. Ya, serupa dengan penyakit yang telah umum itu, penyakit sendi ini merupakan Pseudogout.

Penyakit ini merupakan jenis radang sendi (arthritis) berlangsung ketika kristal terbentuk dalam cairan sinovial, yakni cairan yang melumasi sendi.

Melansir dari Kompas.com, kedua penyakit ini adalah jenis radang sendi dan sama-sama disebabkan oleh akumulasi kristal di persendian.

Bedanya adalah pseudogout disebabkan oleh kristal kalsium pirofosfat, sedangkan gout disebabkan oleh kristal asam urat.

Oleh sebab itu, penyakit ini dikenal juga dengan istilah calcium pyrophosphate deposition (CPPD) disease.

Dilansir dari Health Line, kristal kalsium pirofosfat pada kasus pseudogout juga dapat terbentuk di tulang rawan yang bisa menyebabkan kerusakan di sana.

Para ahli tidak sepenuhnya memahami mengapa kristal kalsium pirofosfat dapat terbentuk di tulang rawan dan cairan sinoval.

Hanya, kemungkinan kristal-kristal ini terbentuk ditemukan mengalami peningkatan seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: Messi Diragukan Tampil saat Argentina Hadapi Uruguay Sabtu Pagi

Menurut Arthritis Foundation, hampir setengah jumlah keseluruhan kasus penyakit ini menunjukkan bahwa penderitanya berusia di atas 85 tahun.

Penyakit ini sering dapat diturunkan dalam keluarga, sehingga banyak ahli percaya itu sebagai kondisi genetik.

Faktor lain yang berkontribusi pada pseudogout mungkin termasuk:

Hipotiroidisme atau tiroid yang kurang aktif

Hiperparatiroidisme atau kelenjar paratiroid yang terlalu aktif
Kelebihan zat besi dalam darah

Hiperkalsemia atau terlalu banyak kalsium dalam darah
Kekurangan magnesium

Gejala pseudogout

Merangkum Mayo Clinic, penyakit ini pada dasarnya dapat menyerang banyak bagian sendi di tubuh.

Tapi, penyakit ini dilaporkan paling sering memengaruhi lutut.

Sementara lebih jarang terjadi, pseudogout bisa menyerang pergelangan tangan, pergelangan kaki, siku, dan bahu.

Berikut ini adalah beberapa gejala pseudogout yang bisa dikenali:

Nyeri sendi yang tiba-tiba dan intens

Area sendi menjadi bengkak dan terasa hangat serta lembut ketika disentuh

Area kulit di sekitar sendi yang terkena terlihat kemerahan

Pseudogout jarang menyebabkan pembengkakan terus-menerus, nyeri di beberapa sendi, atau meniru gejala rheumatoid arthritis.

Siapa saja yang mencurigai memiliki gejala pseudogout sebaiknya dapat segera menemui dokter.

Dokter bisa membantu memastikan penyebab keluhan yang dialami dan memberikan saran pengobatan terbaik sesuai dengan kondisi pasien. (lala/*)