Melongok Geliat UMKM Depok, Omset Menjanjikan Kaum Emak-emak

Produk lilin aroma terapi UMKM Depok (DepokToday.com)
Produk lilin aroma terapi UMKM Depok (DepokToday.com)

DepokToday- Tak dapat dipungkiri, Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM, saat ini menjadi salah satu penopang bangkitnya perekonomian di sejumlah daerah, termasuk di Kota Depok. Maka tak heran, jika kini banyak yang menggantungkan nasibnya dari bisnis tersebut.

Seperti yang dilakukan sejumlah kaum ibu di wilayah Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok. Bahkan, dengan adanya UMKM, banyak dari mereka yang kini bisa membantu perekonomian keluarga.

Berbagai pelatihan untuk mengasah keterampilan pun dilakukan, seperti memproduksi lilin aroma terapi.

Pembina UMKM Ratu Jaya, Rahmayuni Saleh menyebut, kegiatan ini cukup bagus karena akan membuat ibu-ibu yang banyak di rumah bisa bergerak dan menghasilkan karya dengan nilai komersil.

“Karena aroma terapi ini bisa dijual. Nah membekali mereka dengan ilmu seperti ini adalah sesuatu yang posItif, sehingga UMKM Ratu Jaya yang jumlah anggotanya cukup banyak bisa mmbuat lilin sendiri dan dipasarkan,” katanya dikutip pada Jumat, 3 September 2021.

Pelatihan UMKM Ratu Jaya (DepokToday.com)
Pelatihan UMKM Ratu Jaya (DepokToday.com)

Dayung pun bersambut, ikhtiar para ibu ini untuk membantu perekonomian keluarga ternyata mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari PT Kirana Mitra Abadi partner Pertamina.

Perusahaan tersebut bahkan membantu dari sisi pelatihan dan pasokan bahan baku dengan harga yang relatif mudah terjangkau. Rahmayuni berharap, kerja sama ini bisa terus berlanjut.

Baca Juga: Bisnis Moncer UMKM Dikala Pandemi, Wali Kota Depok Janjikan Ini

Menurutnya, semenjak pandemi, geliat UMKM di Indonesia justru semakin membaik, dan itu pun terjadi di Kota Depok.

“Mungkin yang tadinya ibu rumah tangga leha-leha nunggu suami pulang sekarang bisa lebih produktif. Yang bisa masak akhirnya profesional dibidang masak. Peluang jadi bagus,” ujarnya.

Rahmayuni, menilai, animo masyarakat untuk terlibat aktif dalam produk UMKM saat ini semakin tinggi.

“Antusias masyarakat untuk UMKM besar sekali. Perhatian dari pemerintah daerah juga bagus.”

Kendala UMKM Depok

Namun demikian, ia tak menampik soal pemasaran masih menjadi kendala utama bagi pegiat UMKM di kota ini.

“Kendalanya mungkin ya biasa ya, dalam hal pemasaran. Karena selama ini kami hanya via WhatsApp dan WA grup yang hasilnya segitu-gitu aja. Kalau pemasarannya lebih gencar mungkin lebih bagus. Nah peluang-peluang itu masih perlu chanel atau link,” katanya.

“Untuk permodalan alhamdulillah kami ada bantuan dari CSR yang meminjamkan tanpa bunga. Itu bagus,” sambungnya.

Senada dengan Rahmayuni, Riri, pegiat UMKM Kota Depok ini menambahkan, produk-produk yang dihasikan UMKM telah berperan penting dalam perekonomian bangsa.

“Di sini juga ada komunitas single mom, namanya Khadijah Inisiatif, nah ini juga bisa membantu para single mom untuk punya produk yang bisa membantu mereka memberdayakan diri dan punya penghasilan lagi,” katanya.

Baca Juga: Todongkan Senjata Mainan, Pelaku Curanmor di Tapos Berakhir Ngenes

Sementara itu, Dirut PT Kirana Mitra Abadi, Edo Lesmana mengatakan, pemberian pelatihan dan bahan baku produk lilin aroma merapi ini adalah salah satu bukti nyata pihaknya mendukung UMKM seperti di Kota Depok ini.

“Harapannya tentu memberdayakan UMKM lilin dan memberikan akses pada mereka agar lebih ajek. Kita tidak berniat berjualan ke UMKM lilin, karena volumenya pasti terlalu kecil untuk skala bisnis, tapi kita mengalokasikan bahan baku agar mereka tidak kesulitan,” katanya.

Geliat UMKM (DepokToday.com)
Geliat UMKM (DepokToday.com)

“Kedepannya tentu mereka bisa mendapat harga yang tidak tinggi dan lebih kompetitif, tentu kita akan buka akes itu,” timpalnya lagi.

Baca Juga: [Update] BOR Rumah Sakit di Kota Depok, Kamis 2 September 2021, Tersedia 945 Bed  

Menurut Edo, UMKM adalah tulamg punggung ekonomi, apa lagi di era pandemi seperti sekarang ini.

“UMKM ini kan bisnis yang lincah, karena tidak tambun. Memperkuat UMKM sesuai dengan visi pemerintah. Nah ini diharapkan bisa mencipatakan platform ketahanan nasional. Kita percaya, industri besar pun akan smakin aman jika UMKM-nya hidup,” katanya. (rul/*)