Melongok Dipo Depok, Bengkel Kereta Terbesar di Asia Tenggara

0
791
Pemeriksaan KRL (DepokToday, Rul)

PANMAS– Sejumlah petugas berseragam biru lengkap mengenakan helm dan sepatu boots tampak sibuk berkutat dengan sejumlah besi berukuran besar. Pemandangan ini berlangsung setiap hari, bahkan hingga larut malam di Dipo KRL Depok, Jawa Barat.

Para pengguna Kereta Rel Listrik atau KRL mungkin sudah tak asing lagi dengan tempat tersebut. Namun tahukah Anda, jika dipo dengan luas sekira 26 hektare tersebut ternyata adalah dipo terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Diresmikan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2008 silam,  Dipo Depok menjadi salah satu tempat istirahat atau penyimpanan (stabling) bagi armada KRL Jakarta Bogor Depok Tanggerang dan Bekasi atau Jabodetabek.

Selain untuk stabling, Dipo Depok juga merupakan tempat perawatan dan perbaikan untuk KRL. Tempat itu memiliki 14 jalur untuk stabling yang mampu menampung 336 unit kereta, berikut 11 jalur untuk perawatan. Pada Kamis 21 November 2019,  DepokToday mendapat kesempatan untuk melongok langsung aktivitas yang ada di dalam dipo tersebut.

Untuk memperbaiki AC KRL, dilakukan di atas gerbong, tapi satu set AC diturunkan untuk diperbaik dan diganti dengan yang berfungsi normal atau baru sekalian. Perbaikan atau perawatan KRL dilakukan di dalam hangar. Disini, sejumlah pekerja melakukan pengecekan secara detail termasuk untuk as roda dan komponen lainnya.

Dipo Depok

Seluruh pengecekan diteliti secara detail, dan tiap komponen itu ada orang-orang yang ahli di bidangnya. Hal ini dilakukan 24 jam nonstop selama satu minggu penuh, baik itu lebaran, natal atau tahun baru, karyawan di sini tetap bekerja sesuai jadwalnya.

“Kita setiap hari yang menyiapkan agar KRL yang kalian gunakan bisa nyaman, sehingga masyarakat bisa berangkat dan pulang dengan selamat, itu adalah kewajiban dan tugas kami,” kata VP Perencanaan dan Evaluasi Pemeliharaan Budi Heryanto

Berpindah ke lokasi lainnya, terdapat mess para masinis yang dinamakan Griya Karya. Gedung ini mampu menampung 120 masinis di mana di dalamnya dilengkapi fasilitas memadai. Kemudian pada bagian depan Dipo KRL Depok,  terdapat ruang edukasi.

Tempat ini merupakan sarana untuk memperkenalkan KRL ke anak-anak, karena di dalamnya terdapat kereta model, diajak untuk menonton film terkait KRL dan juga ada gerbong KRL asli untuk melihat wujud asli dari KRL itu sendiri.

Masih di area Dipo Depok, disini juga terdapat sejumlah ruang untuk para calon masinis, diantaranya ruang simulator, ruang cek kesehatan dan ruang belajar. Layar ataupun ruang simulator itu dibuat sedemikian mirip dengan kondisi di lapangan.

“Jadi detail kita lakukan. Jangan sampai ada rem blong. Per-empat tahun kita pretelin, setel ulang diharapkan menaikan performa seperti awal. KRL inikan sangat banyak teknologi kelistrikannya,” ujar Budi didampingi VP Operasi KCI, Broer Rizal

Ruang simulator masinis Dipo Depok

Selain di lokasi ini, ada dua dipo lain yang juga memiliki fungsi serupa, yakni Dipo Bukit Duri, Dipo Bogor dan sejumlah sub dipo. Budi menegaskan, pihaknya selalu memberikan layanan yang maksimal karena KRL adalah salah satu moda transportasi massal yang dibutuhkan masyarakat.

“Jika masih banyak komplain ya kami mohon maaf, intinya kami tidak pernah kalah dengan rintangan yang ada.”

Selain sebagai bengkel raksasa untuk KRL, di Dipo Depok juga terdapat sejumlah unit yang diisi oleh para pegawai berpenampilan rapih, berseragam putih dan bercelana bahan biru lengkap dengan sepatu hitam.

Tambah Perjalanan

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah menyiapkan penambahan perjalanan terhitung mulai 1 Desember 2019. Direktur Utama KCI, Wiwik Widayanti mengungkapkan, pemberlakuan jadwal baru perjalanan KRL Commuter Line sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) tahun 2019 yang sebelumnya telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Dalam Keputusan Menteri Perhubungan No: KP.1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan Kereta Api Tahun 2019. GAPEKA 2019 ini, jelas Wiwik akan menggantikan GAPEKA tahun 2017 yang menjadi dasar penyusunan jadwal kereta, termasuk jadwal perjalanan KRL pada saat ini

“PT KCI pada GAPEKA 2019 ini memprogramkan operasi perjalanan KRL sebanyak 90 Loop yang berjumlah 1.057 perjalanan KRL per harinya. Jumlah tersebut bertambah dibanding dengan program pada GAPEKA 2017 dengan operasi perjalanan KRL sebanyak 81 Loop yang berjumlah 945 perjalanan KRL per harinya,” katanya saat mengunjungi Dipo KCI Depok pada Kamis 21 November 2019

Kemudian, mulai 1 Desember , PT KCI akan memberlakukan penambahan jumlah perjalanan KRL pada triwulan pertama pemberlakuan GAPEKA 2019 ini sebanyak 86 Loop dengan 960 perjalanan KRL dengan jumlah total sarana KRL yang dioperasikan sebanyak 1.100 unit kereta.

“Penambahan ini akan terus dilaksanakan secara bertahap berdasarkan hasil evaluasi perjalanan KRL hingga mencapai jumlah sesuai dengan program GAPEKA 2019,” tuturnya

Wiwik mengungkapkan, mulai 1 Desember nanti, jumlah perjalanan KRL untuk lintas Bogor Line sebanyak 405 perjalanan KRL yang

terdiri dari Center Line Bogor atau Depok – Jakarta Kota PP terdapat 227 perjalanan dengan headway pada peak hour selama 5 menit, dan lintas Loop Line yaitu Bogor, Depok – Jatinegara PP, terdapat 178 perjalanan dengan headway pada peak hour selama 5 menit.

“Sedangkan Jumlah perjalanan KRL Bekasi Line Cikarang/Bekasi – Jakarta Kota PP sebanyak 174 perjalanan setiap harinya dengan headway pada peak hour selama 11 menit.”

Dipo Depok

Sedangkan untuk lintas Serpong Line (Rangkasbitung/Parung Panjang/Maja/Serpong – Tanah Abang PP) mulai 1 Desember 2019 terdapat 178 perjalanan KRL pada lintas tersebut dengan headway pada peak hour selama 10 menit. Kemudian di lintas Tangerang Line (Tangerang – Duri PP) pada pemberlakukan GAPEKA 2019 ini, terdapat perjalanan KRL sebanyak 98 perjalanan dengan headway pada peak hour selama 15 menit.

Implementasi GAPEKA baru ini juga berdekatan dengan persiapan Masa Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

“Seperti tahun-tahun sebelumnya kami akan melakukan Posko untuk melayani pengguna jasa. Posko ini bertujuan agar operasional tetap berjalan baik mengingat momen liburan seperti ini banyak pengguna musiman yang masih awam,” ujarnya

Lebih lanjut Wiwik menambahkan, PT KCI juga melakukan sosialisasi pemberlakuan GAPEKA 2019 melalui brosur yang berisi informasi jadwal baru, annoucement di KRL dan stasiun, serta sosialisasi melalui media sosial. Tidak hanya itu saja, pihaknya juga akan menambah personil keamanan sebanyak 1,444 petugas KCI yang akan disiagakan pada dua momen tersebut.

“Jumlah itu bertambah dari  yang sebelumnya hanya berjumlah 1.408 personil. Kami juga melakukan penambahan fasilitas di beberapa Stasiun sibuk seperti Stasiun Bogor, Bekasi, Tangerang, Tanah Abang, dan Jakarta Kota,” tuturnya

“Dalam menghadapi lonjakan penumpang, kami biasanya menyiapkan Tenda Layanan serta pengoperasian Post Mobile, dan penambahan Petugas Passanger Sevice di Stasiun,” timpalnya lagi. (rul/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here