Masuk Zona Merah, Polsek Bojong Gede Targetkan 300 Warga Divaksin  

Kepala Polsek Bojong Gede, Ajun Komisaris Polisi Dwi Susanto membagikan paket sembako pada warga kurang mampu. (DepokToday.com)
Kepala Polsek Bojong Gede, Ajun Komisaris Polisi Dwi Susanto membagikan paket sembako pada warga kurang mampu. (DepokToday.com)

Bojong Gede- Polsek Bojong Gede kembali menggelar vaksinasi massal. Kali ini, sasarannya adalah sejumlah warga yang tinggal di pemukiman kumuh Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor pada Jumat 16 Juli 2021.

Sama seperti sebelumnya, kegiatan ini pun diselingi dengan pembagian sembako secara gratis.

Kepala Polsek Bojong Gede, Ajun Komisaris Polisi Dwi Susanto mengatakan, pada kegiatan ini pihaknya menyiapkan sebanyak 300 dosis vaksin.

Sasaranya, sejumlah masyarakat umum dan mereka yang tinggal di kawasan padat penduduk dengan level zona merah atau beresiko tinggai penyebaran COVID-19.

“Hari ini kita targetkan 300 dosis vaksin jenis Sinovac. Selain itu kami juga menyiapkan paket sembako yang akan dibagikan pada warga kurang mampu,” katanya.

Program yang dilakukan jajaran Polres Metro Depok ini pun disambut antusias warga sekitar. Bahkan tak sedikit dari mereka yang rela datang sejak pagi untuk mendapat vaksin dan sembako gratis tersebut.

Dwi berharap, meski telah menjalani vaksin, warga tetap taat dan patuh pada protokol kesehatan, utamanya mengenakan masker, mencuci tangan, jagara jarak dan menjauh kerumunan.

Polsek Bojong Gede Hingga Instruksi Presiden

Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo telah mendorong percepatan vaksinasi nasional untuk menekan laju penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Program tersebut ditargetkan rampung pada Agustus mendatang. Vaksinasi nasional ini tak hanya menyentuh kalangan dewasa dan lansia, tapi belakangan juga menyasar para pelajar di tingkat SMP dan SMA.

“Kita ingin mendorong agar vaksinasi ini semuanya bisa dipercepat sehingga bisa tercapai kekebalan komunal dan kita bisa terhindar dari COVID-19,” katanya dikutip pada Kamis 15 Juli 2021.

Terkait hal itu, Presiden Jokowi pun mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan kepada 15 ribu pelajar SMP dan 15 ribu pelajar SMA di 14 provinsi, yang meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Kemudian Papua, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, dan Bali.

Baca selengkapnya di sini: Presiden Dorong Percepatan Vaksinasi untuk Pelajar SMP dan SMA (rul/*)