Masuk Gorong-gorong, Polisi dan TNI Temukan Penyebab Banjir Margonda

0
248
Aparat TNI-Polri kerja bakti angkut tumpukan sampah (DeopkToday Rul)

DEPOK- Ratusan aparat Kepolisian dan TNI turun tangan mengangkut sampah di aliran kali atau sungai yang menumpuk di sejumlah wilayah di Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin 6 Januarai 2020. Data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat mencatat, sedikitnya ada 800 ton sampah per hari yang dihasilkan usai banjir.

Salah satu lokasi yang jadi sasaran aparat personil gabungan itu diantaranya, kali di bawah kolong fly over Jalan Arif Rahman Hakim. Kawasan itu merupakan salah satu titik rawan banjir di Kota Depok. Aksi bersih-bersih sampah di aliran sungai ini melibatkan ratusan personil dari Polres Metro Depok dan Kodim 0508 Depok. Para petugas gabungan ini bahkan tak segan-segan masuk membersihkan sampah hingga ke dalam gorong-gorong.

“Ini dalam rangka antisipasi akan turun hujan lagi, maka salah satu faktor penyebab musibah air meluap menjadi banjir, maka kami melakukan bersih-bersih saluran pengairan agar lancar tidak meluap ke jalan dan pemukiman,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah

Dari hasil penelusuran di kali kolong fly over Arif Rahman Hakim dan Margonda, petugas berhasil menemukan penyebab banjir yang kerap menggenangi kawasan tersebut. “Ternyata di dalam kolong ini terdampak banyak tumpukan sampah yang tersangkut kabel dan pipa. Ini salah satu pemicu air jadi terhambat,” katanya

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Operasional Polres Metro Depok, Komisaris Ari Agung mengatakan, dalam sehari, pihaknya berhasil mengangkut sebanyak 10 unit truk sampah dari tempat ini.

“Perkiraannya sampah disini lebih dari dua ton,” katanya

Sementara itu, Elis salah satu warga sekitar mengaku bersyukur dengan adanya kerja bakti tersebut. “Disini sering banjir karena disitunya mampet tersumbat sampah. Kalau banjir sampai sedengkul, masuk ke rumah. Alhamdulillah ini dibersihin sampah. Harapannya bisa dijaga kebersihannya biar enggak banjir lagi,” katanya

Terpisah, Kepala Dinas DLHK Depok, Etty Suryahati mengaku, sampai dengan hari ini pihaknya pun masih berusaha keras mengangkat sampah sisa-sisa banjir beberapa hari lalu yang belakangan terus meningkat karena terbawa dari wilayah Bogor.

“Sehari sekitar 800 ton sampah. Banyaknya sampah plastik, kayu atau patahan ranting,” katanya

Terakit hal itu, pihaknya pun telah bekerjsama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengerahkan alat berat serta menyiagakan sebanyak 100unit truk sampah setiap harinya. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here