Master Limbad Dikepung Ratusan Orang, 3 Jam Sekeluarga Masuk Islam

Master Limbad (Foto: Istimewa)
Master Limbad (Foto: Istimewa)

DepokToday- Dikenal sebagai pesulap dan kerap diidentikan dengan dunia mistis, Master Limbad ternyata adalah seorang pendakwah. Bahkan, ia dikabarkan pernah membuat sejumlah orang masuk Islam.

Ya, belakangan diketahui, pria yang kerap berpenampilan serba hitam tersebut rupanya sering keliling Indonesia untuk menyiarkan agama Islam. Beberapa daerah yang pernah dijajakinya adalah wilayah timur Indonesia.

Ada kisah menarik ketika Master Limbad melakukan dakwahnya di kawasanb Timor Leste. Di sana ia bahkan sempat dikepung ratusan orang menggunakan parang.

Kisah dakwah Limbad di Timor Leste ini diceritakan Ustaz Dewa Putu Adhi di YouTube Refly Harun.

Baca Juga: Pria Diduga Korban Pembunuhan Tergeletak di Cimanggis, Depok

Dilansir dari suara.com, ustaz Dewa Putu Adhi menceritakan pernah berdakwah ke Timor Leste di tahun 2019 bersama Limbad. Saat itu Limbad dan ustaz Dewa ingin menunaikan salat zuhur.

Kebetulan di daerah itu ada sebuah masjid berdiri. Namun sudah tak digunakan dan ditutup seng. Kemudian, Limbad dan ustaz Dewa memutuskan masuk ke masjid itu membongkar seng yang menutupi.

“Ini luar biasa. Di dalam kita mesti merapikan botol-botol minuman bekas alat-alat kontrasepsi. Pokoknya masjid itu digunakan tempat maksiat. Padahal itu masjid layak pakai,” ucap ustaz Dewa dikutip pada Kamis 23 September 2021.

Master Limbad Dikepung Ratusan Orang Bawa Parang

Rupanya, kehadiran Limbad dan ustaz Dewa membuat warga setempat risih. Mereka tidak suka dengan kehadiran Islam hingga akhirnya mengepung Limbad dan ustaz Dewa.

“Habis salat kita diadang ratusan orang pakai parang. Dan itu sudah tidak suka dengan kami. Kami bertujuh lawan 300 an kurang lebih,” ujar Dewa.

Namun Limba tak gentar. Ia maju menghadapi massa. Nah ternyata ada salah satu warga yang mengenal Limbad. Orang itu malah mengajak Limbad ke rumahnya karena keluarganya adalah penggemar dia.

Baca Juga: Diterpa Puting Beliung, RS Hermina Gelontorkan Rp 300 Juta untuk Perbaikan Fasilitas

Berangkatlah Limbad dan rombongan ke rumah orang tersebut. Di rumah itu, mereka dijamu makan. Ternyata orang yang mengajak Limbad itu adalah korlap massa dan seorang pemuka agama setempat.

“Jadi apapun yang kita belajar kita akan cepat bisa. Nggak ada yang bisa seperti saya. Karena saya Islam saya bisa,” kata Limbad kepada satu keluarga itu ditirukan ustaz Dewa.

Perkataan Limbad itulah yang membuat satu keluarga itu tertarik dengan Islam. Setelah berbincang selama tiga jam, satu keluarga itu menyatakan masuk Islam.

“Dan di rumah itu akhirnya kita syahadatkan 36 orang berikut dianya,” ujar ustaz Dewa.

Namun sayang, keputusan keluarga itu masuk Islam membuatnya terusir dari kampung halaman.

Menurut Dewa, orang itu dan keluarganya akhirnya tinggal di dalam hutan.

“Dia memproklamirkan dirinya sebagai Presiden Muslim Timor Leste,” ujar Dewa yang mengaku lupa nama orang tersebut. (rul/*)