Massa KAMI Datangi PN Depok, Tuntut Pembebasan Syahganda

Massa KAMI menggelar aksi damai di PN Depok (Istimewa)

CILODONG- Tuntut bebaskan Syahganda Nainggolan, sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menggelar aksi damai di depan Pengadilan Negeri (PN) Depok, pada Senin 21 Desember 2020.

“Aksi kita sebetulnya sederhana, menghadiri persidangan Syahganda, kita memberikan simpati kita kepada Syahganda karena kita merasa Syahganda mewakili pikiran dan aspirasi harapan kita kepada Indonesia,” ujar ketua tim nonlitigasi KAMI, Radar Tri Baskoro pada awak media

Dirinya menyebut, kehadiran aktivis KAMI disini tak lain untuk bicara tentang demokrasi yang diadili.

“Kita ingin hakim dan jaksa memahami, kita ada di negara demokrasi ingin demokrasi terus maju bukan semakin mundur,” katanya

Baca Juga: Aparat Temukan Peserta Aksi 1812 Reaktif COVID-19

Menurut Radar, apa yang menjerat Syahganda dan beberapa rekan aktivis KAMI tidaklah tepat.

“Sangat tidak tepat, ini pengadilan politik. Ini sama sekali tidak ada unsur hukum. Tidak ada kesalahan-kesalahan hukum, yang ada adalah dia lawan politik penguasa sehingga dia ditangkap dan diadili,” ujarnya

Atas dasar itulah, lanjut Radar, pihaknya menggelar aksi damai tersebut.

“Jadi kita memang menunjukkan perasaan kita. Bahwa itu diapresiasi oleh publik itu yang paling penting. Kalau rezim ini mau mengajak berdialog kita siap, tapi jika tidak, kita akan terus beraksi,” ucapnya

Untuk diketahui, Syahganda menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Depok secara virtual atau online, sekira pukul 11:00 WIB.

Ia menjadi tersangka kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian atau hoaks hingga menyebabkan aksi menolak Undang-undang Cipta Kerja yang sempat berujung ricuh.

Aksi damai yang dilakukan sejumlah aktivis KAMI itu mendapat penjagaan ketat dari sejumlah aparat TNI-Polri.

Usai sidang, masa akhirnya membuarkan diri setelah sebelumnya sempat membentangkan spanduk yang bertuliskan #Bebaskan saja, Syahganda, Jumhur dan Anton. Rencananya sidang akan kembali digelar pada Senin pekan depan. (rul/*)