Masker Jadi Barang Langka

Stok masker habis di salah satu toko di Pasar Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.(DepokToday/Aji)

SUKMAJAYA-Kabar dua warga Depok terjangkit virus corona membuat masker penutup hidung dan mulut menjadi barang yang langka. Sabun cair khusus cuci tangan di wilayah penyangga ibu kota itu, juga laris dibeli masyarakat.

Riniyanti, warga Sukmajaya, mengaku sulit membeli masker baik di minimarket maupun di apotek. Kata dia, stok masker sudah tidak tersedia.

“Saya tinggal di Sukmajaya. mencari masker dan cairan pembersih tangan kosong (stok maskernya),” katanya.

Diakuinya, sudah semua minimarket dihampirinya namun barang yang diinginkan itu tak kunjung ditemukan.

“Dari arah Jalan Keadilan, Proklamasi apotek, hingga minimarket enngak ada masker. Terakhir ada satu, tapi saya nggak kebagian,” imbuhnya.

Sementara salah satu pedagang obat dan alat kesehatan di Pasar Depok Jaya, Nisa, menyampaikan hari ini (Senin, 2/3/2020) menyediakan 2 karton atau 80 box masker Sensi.

Namun, terang dia, sejak pemberitaan 2 WNI positif corona, dalam satu jam maskernya habis terjual.

“Tidak hanya masker cairan pembersih tangan juga sudah habis. Kebetulan masih ada, tapi jumlahnya sangat sedikit,” bebernya.

“Makanya kita batasi pembelian hanya 3 (lembar) masker, kita tidak jual lagi per box,” tambahnya.

Menurut dia, stok masker baru sudah lama tak datang sejak lama. “Masker di kita cuma tinggal 2 biji, itu dari model N95 dengan harga satuan Rp75.000. Kalau mau pesan juga tidak bisa, karena dapat stok juga sudah susah sejak isu corona merebak,” ucapnya.(aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here