Masih Pandemi, Begini Aturan Pemotongan Hewan Kurban di Depok

Surat edaran pemkot Depok tentang tata cara pemotongan hewan kurban pada tahun ini. (Istimewa)

DEPOK – Pemerintah Kota Depok mengeluarkan surat edaran tentang tata cara pelaksanaan kegiatan pemotongan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini.

Hal itu dilakukan lantaran saat ini masih dalam keadaan pandemi COVID-19. Karena itu perlu adanya aturan yang dapat menjadi patokan dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Dalam surat edaran yang teregister Nomor 443/314-Huk/DKP3 tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Situasi Wabah Bencana Non Alam Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Depok itu, juga sebagai tindak lanjut dari keluarnya peraturan Menteri Pertanian.

Yaitu Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114/PD410/9/2014 tentang Pemotong Hewan.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.90/MENLHK/SETJEN/SET./11/2016 tentang Standar Pelayanan Masyarakat pada Pos-Pos Fasilitas Publik dalam Rangka Peningkatan Kualitas Lingkungan.

Serta Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 16 tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

Dalam surat edaran itu, Pemerintah Kota Depok meminta adanya pelaksanaan kegiatan Idul Adha serta pemotongan hewan yang dilakukan tanpa megindahkan protokol kesehatan.

“Untuk pelaksanaan kegiatan kurban yang meliputi penjualan hewan kurban dan pemotongan hewan kurban perlu dilakukan penyesuaian terhadap prosedur pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB),” tulis dalam edaran itu.

Dalam kegiatan penjualan serta pemotongan hewan qurban, perlu dilakukan langkah-langkah penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan dan penularan COVID-19.

Baca juga: Geliatkan Literasi, Diskarpus Depok Tambah Armada Pusling

Sebagai bentuk tindak lanjut adanya surat edaran ini, Pemkot meminta lapak penjualan hewan kurban menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, tidak mengganggu ketertiban umum, serta memenuhi aspek kesehatan manusia dan aspek kesehatan hewan.

Surat edaran juga meminta masyarakat untuk memperhatikan pelaksanaan pemotongan hewan. Dimana pemotongan dapat dilakukan di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) dan juga bisa dilakukan di luar RPH-R dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Serta, memperhatikan tata cara pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi wabah bencana non alam COVID-19 di Kota Depok,” sebut dalam surat edaran itu. (lala/*)