Masa Tanggap Darurat Bencana Covid-19 Depok Diperpanjang

Pesepeda melintas di kawasan Alun-alun Kota Depok ketika masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.(DepokToday/Tdr)

MARGONDA-Pemerintah Kota Depok memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19, terhitung sejak 1 Juli hingga dicabutnya status Bencana Non Alam Penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional.

“Masa tanggap darurat bencana ini diperpanjang kembali mulai tanggal 1 Juli 2020 sampai dengan dicabutnya status Bencana Non Alam Penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional,” ungkap Wali Kota Depok, Mohammad Idris, melalui rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Selasa (30/6/2020).

Perpanjangan masa tanggap darurat ini diberlakukan seiring dengan telah dikeluarkan Keputusan Wali Kota Depok Nomor 443/267/Kpts/DPKP/Huk/2020 tentang Perpanjangan Kedua Status Tanggap Darurat Bencana Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Depok tertanggal Selasa, 30 Juni 2020.

Sementara itu, berdasarkan data Gugus Tugas PP Covid-19 tercatat penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak 7 kasus. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab dan PCR di Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Depok sebanyak 1 kasus dan Laboratorium RS UI sebanyak 6 kasus.

“Adapun kasus konfirmasi yang sembuh hari ini bertambah 11 orang menjadi 522 orang atau 67,88 % dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada di Kota Depok,” tuturnya.

Selanjutnya untuk OTG yang selesai pemantauan hari ini pun bertambah 16 orang dan ODP 8 orang, sedangkan untuk PDP yang selesai pengawasan bertambah 3 orang.

Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 115 orang, katanya lagi, tidak terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya.

“Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR,” pungkasnya.

(eru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here