Manfaat Daun Seledri untuk Liver, dr Zaidul Akbar: Ada di Al Quran

dr. Zaidul Akbar (Foto: Istimewa)
dr. Zaidul Akbar (Foto: Istimewa)

DepokToday- Pendakwah yang dikenal dengan Jurus Sehat Rasulullah, dr. Zaidul Akbar kembali mengungkapkan, ada banyak tanaman herbal di Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit, salah satunya adalah daun seledri.

Bahan yang biasanya ada di dapur ini dipercaya baik untuk tubuh, utamanya bagi dua penyakit.

Selain seledri, dr. Zaidul Akbar juga mengungkap manfaat habatussauda, obat herbal yang terbuat dari minyak jinten hitam.

Baca Juga: Jangan Takut Sakit, Dokter Zaidul Bocorkan Manfaat Mandi Hujan

Melansir portaljember.com, dr. Zaidul Akbar menjelaskan, berdasarkan surat dalam Al-Quran terkait jenis rumput-rumputan yang baik dikonsumsi tubuh.

“Dalam surat 78 Wajannatin Alfafa alfafa itu apa rumput-rumputan daun atau rumput hijau kayak begini ya sawi ya daun seledri,” katanya yang dikutip dari YouTube bisikan.com pada Senin 25 Oktiber 2021.

dr. Zaidul Akbar Ungkap Manfaat Daun Seledri

Menurut kajian dr. Zaidul Akbar, daun seledri bagus untuk bisa mendetoks liver.

“Daun seledri itu lagi trending banget tuh sebagai salah satu sayuran yang digunakan untuk mendetoks liver yang pertama,” ujarnya.

Adapun daun seledri juga bagus dikonsumsi bagi mereka yang memiliki masalah dengan hormon dan penyakit tiroid.

“Yang kedua untuk orang-orang tiroid semua orang yang bermasalah di hormon ujung-ujungnya biasanya akan pergi ke tiroid,” terangnya.

Habatussauda

Habatussauda merupakan obat herbal alami yang terbuat dari minyak jinten hitam dan bisa kita beli di setiap apotik.

Zaidul Akbar menyampaikan ucapan Nabi SAW terkait habatussauda yang bisa menyebuhkan berbagai macam penyakit.

“Jadi Subhanallah hadist tentang habatussauda nih luar biasa banget kan Nabi mengatakan habatussauda itu obat segala penyakit kecuali maut bahkan disebutkan kecuali kematian,” katanya.

Baca Juga: Tanda Kolesterol Tinggi Muncul di Tangan dan Kaki, Begini Ciri-cirinya

Ia juga mengungkapkan, habatussauda bisa menjadi bahan campuran dalam kosmetik, salah satu studinya dilakukan di Jerman.

“Anda tahu pengguna habatussauda terbesar di dunia dimana, Jerman itu mereka memasukan habatussauda dalam produk kosmetik, semua mereka masukan. Makanya jerman itu yang paling besar impor habatussauda dari Ethiopia. Ethiopia itu salah satu penghasil terbesar habatussauda di dunia,” katanya. (rul/*)