Malam Renungan di Depok, Ramai-ramai Langgar Prokes, Awas COVID

Malam renungan warga Depok (DepokToday.com)
Malam renungan warga Depok (DepokToday.com)

DepokToday- Sejumlah warga di Kota Depok terpantau nekat melakukan kerumunan jelang perayaan menyambut HUT RI Ke-76, Senin 16 Agustus 2021. Ironisnya lagi, dalam kegiatan bertajuk malam renungan atau tasyakuran itu banyak yang tak menjaga protokol kesehatan.

Beberapa kegiatan itu di antaranya terpantau di bantaran Situ Rawa Besar, Kampung Lio, Kecamatan Pancoran Mas. Kemudian kegiatan serupa juga berlangsung di wilayah RT 05/07 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.

Tak hanya itu, dalam akun media sosial, malam tasyakuran juga di kawasan Sukmajaya, Depok.

Baca Juga: [Update] BOR Rumah Sakit di Kota Depok, Senin 16 Agustus 2021, Tersedia 791 Bed  

Terkait hal itu, Pemerintah Kota Depok sudah sejak jauh-jauh hari mengingatkan agar warga tetap mematuhi kebijakan PPKM guna menjaga protokol kesehatan, yang salah satunya tidak melakukan kerumunan dan tetap menggunakan masker.

Bahkan, Satpol PP Kota Depok telah sering kali melakukan tindakan tegas berupa penertiban bagi mereka yang melanggar. Ini dilakukan untuk meredam penyebaran COVID-19.

Kebijakan itu telah tertuang dalam keputusan Wali Kota Depok, Mohammad Idris. Ia menerbitkan aturan untuk pelaksanaan PPKM Level 4 yang berlaku mulai 10 hingga 16 Agustus 2021 mendatang.

Aturan itu tertuang dalam Keputusan Wali Kota Depok Nomor 443/336/Kpts/Satgas/Huk/2021 tentang Perpanjangan Ketiga PPKM Level 4 COVID-19.

Aturan itu sebagai turunan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 Dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Baca selemgkapnya di sini: http://PPKM Level 4 Lanjut di Depok, Ini Aturan Lengkapnya

Malam Renungan Depok Berpotensi Penyebaran COVID

Kegiatan malam renungan yang berlangsung di sejumlah wilayah di Kota Depok itu menuai beragam komentar netizen. Banyak dari mereka yang menyanyangkan lantaran khawatir terjadi kluster COVID-19. Namun ada juga yang mendukung.

“Lio mah bebas,” cuit bogem2503

“Tradisi gak boleh ngilang gegara virus. Jangan lupa udud,” kata minusnol

“Tetap jaga prokes dong ,mana aki aki mulu yg datang ,mungkin maksudnya baik tapi menjaga agar tidak tertular covid lebih baik mas bro,” tulis mulyadiopung

“Ini berkerumun koq gak dibubarin?” tanya babehabell_nefogw

“Deeh Rt nya pinter itu peraturan yg tdk merata gimana itu pak walikota ?! Merdeka dr mana sih ini aja msh berjuang melawan corona kt gak tau bln depan grafiknya,” adhitya927

“Pada gak pake masker karna mikirinya ini kan sircle gak gede2 bgt, padahal mah haduu itu orang yg lain gak tau dari mana aja sehari hari,” cuit coolbeansyea. (rul/*)